Kompas.com - 21/02/2017, 08:23 WIB
Pengurus Guest House Nyah Lasem, Joko menunjukkan kamar yang bisa diinapi oleh wisatawan di Guest House Nyah Lasem, Desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2017). Guest House Nyah Lasem adalah salah satu bangunan bergaya Cina Hindia yang bisa diinapi oleh wisatawan. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPengurus Guest House Nyah Lasem, Joko menunjukkan kamar yang bisa diinapi oleh wisatawan di Guest House Nyah Lasem, Desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2017). Guest House Nyah Lasem adalah salah satu bangunan bergaya Cina Hindia yang bisa diinapi oleh wisatawan.
|
EditorI Made Asdhiana

LASEM, KOMPAS.com - Rumah-rumah dengan gaya China Hindia banyak tersebar di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Ada yang masih ditempati atau ada juga yang sudah tak berpenghuni.

Saat masuk ke Desa Karangturi, mata langsung dimanjakan oleh tembok rumah setinggi sekitar tiga meter. Pintu rumah berbahan kayu penuh ukiran-ukiran bisa ditemukan di setiap rumah.

Di dalam bangunan, ada juga pintu dengan tinggi sekitar empat meter. Interior rumah dengan pahatan-pahatan huruf China juga masih bisa ditemukan.

Suasana bangunan itu bisa juga dinikmati dari dalam alias diinapi. Wisatawan yang datang ke Lasem punya kesempatan untuk menginap di guest house atau homestay milik masyarakat setempat.

(BACA: Lasem, Destinasi Wisata Akhir Pekan yang Bakal Hits pada Tahun 2017)

Setidaknya ada dua rumah bergaya China Hindia yang bisa diinapi tepatnya di Desa Karangturi, Kecamatan Lasem. Adalah Homestay Tiongkok Kecil Heritage dan Guest House Nyah Lasem yang bisa dijadikan tempat singgah selama berwisata di Lasem.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Kamar Homestay Tiongkok Kecil Heritage di Desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (10/2/2017). Tiongkok Kecil Heritage adalah bangunan bergaya Cina Hindia yang bisa diinapi oleh wisatawan.
Tingkok Kecil Heritage sering dikenal juga sebagai rumah merah. Hal itu lantaran tembok luar dan dalam bangunan yang dicat warna merah.

Karyawan di Homestay Tiongkok Kecil Heritage, Kiki menyebut terdapat empat kamar yang bisa digunakan oleh wisatawan. Nama-nama kamar di Tiongkok Kecil Heritage diambil dari nama kota di China seperti Beijing, Guangzhou, Shanghai, dan Shenzen.

"Semua kamar kapasitas untuk empat orang," kata Kiki kepada KompasTravel di Lasem beberapa waktu lalu.

Untuk kamar Shenzen dan Guangzhou dipatok harga Rp 300.000 per malam. Sedangkan kamar Beijing dan Shanghai dipatok harga Rp 390.000 per malam.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

Jalan Jalan
Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Travel Update
5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Travel Update
Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Travel Update
Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Travel Update
Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Travel Update
Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Travel Update
Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Travel Update
Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Travel Update
Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

Travel Update
Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X