Ingin Menjelajah Australia ala Backpacker? Simak Tips Berikut

Kompas.com - 21/03/2017, 18:06 WIB
Kota Brisbane di Queensland, Australia. THINKSTOCKPHOTOSKota Brisbane di Queensland, Australia.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Butuh bujet yang tidak sedikit untuk liburan ke Australia. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa liburan ala  backpacker dengan bujet murah ke Negeri Kanguru tersebut.

Salah satu travel blogger Indonesia, Marischka Prudence baru-baru ini menyambangi Australia dalam acara "Sobat Jalan #AussieBanget" yang diadakan Tiket.com bekerja sama dengan Kedutaan Besar Australia.

Saat ditanya mengenai tips menjelajah Australia dengan cara backpacker, Marischka menyarankan untuk bepergian bersama teman-teman.

"Dengan bepergian bersama-sama, biaya bisa jadi lebih murah. Contohnya bisa berbagi biaya untuk penginapan, membeli makanan dengan porsi besar untuk dimakan bersama, atau menyewa mobil untuk roadtrip," tutur Marischka Prudence dalam acara Peluncuran Video Sobat Jalan #AussieBanget di Jakarta, Senin (20/3/17).

BACA: Tiket.com Promosikan Tujuan Wisata di Indonesia dan Australia

Saat kunjungan terakhir ke Australia, Marischka menyambangi dua kota yakni Perth dan Brisbane.

"Aktivitas yang paling seru menurut saya adalah ketika melakukan abseiling atau menuruni tebing dengan seutas tali di Kangaroo Point Cliffs, Brisbane. Teman-teman wajib mencoba aktivitas ini jika berkunjung ke Australia,“ tutup Marischka.

Lalu, bagaimana dengan kendala makanan atau jalanan di Australia? Wanita itu menuturkan, hal yang paling ia sukai dari Australia adalah petunjuk jalan yang lengkap.

"Jadi buat yang pertama kali datang ke sana tidak perlu khawatir tersesat. Kualitas jalan rayanya juga bagus, seru buat roadtrip naik mobil,” tambah Marischka.

BACA: Ketika Australia dan Indonesia Bertemu di Air Terjun Jatuh ke Palung

Soal makanan pun, Marischka tak menemukan kendala.

"Di sana banyak penjual makanan Asia. Begitupun untuk makanan halal, banyak ditemukan Malaysian food atau Indian food. Warga Australia sudah mengerti betul tentang makanan halal, jadi acara bersantap pun jadi nyaman," tutupnya.

Autralia merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia. Terbukti dari data yang dipaparkan oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, bahwa ada peningkatan sebesar 14,8 persen kunjungan wisatawan Indonesia ke Australia pada 2016.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X