Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/04/2017, 19:08 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

KOMPAS.com - Doyan pempek? Kuliner khas Palembang ini sudah akrab di lidah orang Indonesia. Ada berbagai fakta menarik seputar pempek, berikut di antaranya.

Awalnya disebut kelesan

Menurut pemerhati sejarah Palembang, KMS H Andi Syarifuddin, di masa Kesultanan Palembang, pempek disebut kelesan. Kelesan adalah panganan adat di dalam Rumah Limas yang mengandung sifat dan kegunaan tertentu.  Dinamakan kelesan juga karena makanan ini dikeles atau tahan disimpan lama.

Sejarah pempek ini, menurut Andi, tercatat di buku berjudul "Sejarah dan Kebudayaan Palembang: Rumah Adat Limas Palembang" yang ditulis oleh M Akib, RHM. Selengkapnya di "Nama Asli Pempek dan Asal Usulnya yang Unik"

Asli buatan orang Palembang

Pempek mulanya dibuat oleh orang asli Palembang. Pempek kemudian dioper ke orang China untuk dijual. Orang China di Palembang saat itu terkenal sebagai ahli dagang.

Tercatat pada tahun 1916, pempek mulai dijajakan dengan penjual yang berjalan kaki dari kampung ke kampung, khususnya di kawasan keraton (Masjid Agung dan Masjid Lama Palembang).

Asal usul nama pempek

Nama pempek berasal dari sebutan pembeli kepada penjual kelesan. Menurut Andi, Empek adalah sebutan bagi orang China yang menjajakan kelesan. Pada masa itu, rata-rata pembeli adalah anak muda.

Para pembeli sering memanggil penjual kelesan dengan kalimat, 'Pek, empek, mampir sini!'. Akhirnya panggilan pempek lebih populer dari kelesan dan nama pempek bertahan sampai saat ini.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+