Kompas.com - 13/04/2017, 18:05 WIB
Pengaman bambu yang ada di jalur trekking Air Terjun Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (9/4/2017). Wisatawan bisa mencoba trekking ke dasar Air Terjun Tumpak Sewu. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOPengaman bambu yang ada di jalur trekking Air Terjun Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (9/4/2017). Wisatawan bisa mencoba trekking ke dasar Air Terjun Tumpak Sewu.
|
EditorI Made Asdhiana

Terpeleset lantaran licin kerap dialami Dije. Ia tak pernah membayangkan sulitnya ketika menjelajahi air terjun.

"Ternyata sulit karena mungkin saya baru coba ke air terjun. Lebih berat naik daripada turun ternyata," ujar Dije.

Di balik sulitnya jalur pendakian, Dije sulit melupakan pengalaman pertamanya petualangan Air Terjun Tumpak Sewu. Dari raut wajahnya, terpancar rasa senang.

Dikelola oleh masyarakat setempat

Obyek wisata Air Terjun Tumpak Sewu terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Obyek wisata air terjun itu mulai dikembangkan warga setempat mulai tahun 2015.

"Pada tanggal 13 Maret 2015 kami mulai membuka wisata Air Terjun Tumpak Sewu. Konsep awalnya berawal dari keprihatinan saja untuk memberdayakan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja. Dan untuk di sini termasuk desa yang kaya dengan anugerah alam dari Allah yang Maha Kuasa," kata Pengelola Wisata Alam Air Terjun Tumpak Sewu, Abdul Karim.

KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan menikmati panorama Air Terjun Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (9/4/2017). Wisatawan bisa mencoba trekking ke dasar Air Terjun Tumpak Sewu.
Berbekal modal pribadi Rp 30 juta, Karim mulai menata obyek wisata Air Terjun Tumpak Sewu. Ia bersama masyarakat Desa Sidomulyo langsung membangun akses jalan di sekitar obyek wisata.

"Yang pertama dibangun itu akses jalan termasuk tangga ke bawah. Pos Panorama dulu yang kita garap," jelasnya.

Pos Panorama adalah satu tempat yang disediakan pengelola dengan pemandangan deretan air terjun. Pos Panorama terletak sekitar 400 meter dari pintu masuk utama air terjun.

Satu pilihan lainnya adalah trekking ke dasar air terjun. Jalur trekking yang ditawarkan memang berbeda dengan menuju Pos Panorama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.