Kompas.com - 12/06/2017, 21:06 WIB
Olahan keong sawah khas Purwokerto. TRIBUNJATENG/KHOIRUL MUZAKKIOlahan keong sawah khas Purwokerto.
EditorSri Anindiati Nursastri

KOMPAS.com - Jika mudik ke Purwokerto, tak ada salahnya mencicipi salah satu panganan khas yakni kraca alias keong sawah.

Salah satu penjual kraca yang paling diburu adalah Warung Keong di Jalan Kauman Lama, RT 02/RW 06, Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur.

Warung milik Chamlani (57) ini terkenal di kalangan warga Purwokerto. Tiap hari, sejumlah pelanggan mengantre untuk membeli olahan keong yang masih hangat.

Ramadhan adalah bulan paling sibuk bagi keluarganya lantaran pekerjaan bertambah. Mereka nyaris tak pernah istirahat demi meladeni permintaan penggemar keong yang melonjak tajam di bulan suci. 

"Di Banyumas sudah jadi tradisi, saat puasa menyantap hidangan keong. Saya sampai kewalahan menuruti permintaan yang berlebih," tutur Kusnani, istri Chamlani kepada Tribun Jateng, Jumat (9/6/2017).

Permintaan keong di bulan Ramadhan meningkat hingga 500 persen dibanding hari biasa. Jika hari biasa Kusnani hanya masak 15-25 kilogram keong, bulan Ramadhan ia mampu menghabiskan 100 kilogram keong masak. Omset penjualannya pun meningkat tajam hingga Rp 5 juta per hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anda bisa membeli keong per kilogram dengan harga Rp 40.000, atau membeli per porsi dengan berat tiga ons dengan harga Rp 15.000.

Chamlani memulai usaha tersebut sejak tahun 1995. Ia memanfaatkan bakat istrinya yang gemar dan pandai memasak keong. 

Pada awal membuka usaha, Chamlani hanya mampu menjual 5 kilogram keong perhari. Warungnya hanya buka saat bulan Ramadhan karena permintaan keong musiman.

Bisnis masakan keong mulai bergairah setelah sejumlah media massa mengekspos kuliner khas Purwokerto tersebut tahun 2004. Banyak pelanggan dari luar kota yang datang ke Purwokerto untuk mampir ke warungnya.

Artikel ini diambil dari Tribun Jateng dengan judul asli "Mudik Lewat Purwokerto Mampir Saja ke Warung Keong di Jalan Kauman Lama".

************************

Ingin mencoba wisata cruise gratis Singapura - Malaka - Singapura? Caranya gampang, ikuti kuis dari Omega Hotel Management di sini. Selamat mencoba!

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.