Kompas.com - 03/10/2017, 17:30 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampah-sampah masih terlihat di sepanjang jalur pendakian via jalur Ciboleger menuju kawasan Baduy Dalam, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Rata-rata sampah yang terpantau merupakan sampah plastik.

"Banyak sampah yang kami temukan di perjalanan adalah plastik bekas rokok, sabun dan makanan," kata Humas Komunitas Sahabat Baduy, Akhmad Zulfikri kepada KompasTravel, Senin (2/10/2017).

BACA: Berani Tak Pakai Sabun Mandi dan Pasta Gigi di Baduy Dalam?

Komunitas Sahabat Baduy pada Sabtu (1/10/2017) lalu mengadakan aksi bersih jalur pendakian ke Baduy Dalam via Ciboleger. Sampah-sampah tersebut ditemukan sepanjang tiga kilometer jalur pendakian Ciboleger.

KompasTravel sempat mengikuti aksi bersih-bersih Komunitas Sahabat Baduy akhir pekan lalu. Sampah-sampah yang terlihat seperti botol minuman, makanan bungkus plastik, puntung rokok, beberapa jenis sampah lainnya.

Komunitas Sahabat Baduy melakukan bersih-bersih di jalur pendakian menuju Baduy Dalam via Ciboleger, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (1/10/2017).KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Komunitas Sahabat Baduy melakukan bersih-bersih di jalur pendakian menuju Baduy Dalam via Ciboleger, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (1/10/2017).
"Kami menghimbau para wisatawan agar dapat membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan. Untuk itu kami juga akan menginisiasi papan informasi himbauan agar tidak buang sampah sembarangan. Bahkan kepada wisatawan Komunitas Sahabat Baduy untuk mengajak wisatawan untuk membawa kantong sampah sendiri. Mari kita jaga sama sama kelestarian alam Baduy," kata Zulfikri.

BACA: Pariwisata Baduy Bisa Mendunia, Asal...

Adapun hasil pembersihan sampah-sampah di jalur pendakian Ciboleger dikumpulkan di titik Kampung Gazebo. Sampah yang dibersihkan terpantau lebih dari 10 kantong plastik sampah.

Komunitas Sahabat Baduy adalah komunitas yang beranggotakan wisatawan yang gemar berwisata dan peduli terhadap masyarakat Baduy. Anggotanya bersifat umum dan juga didominasi oleh karyawan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Sahabat Baduy sendiri berangkat dari komunitas biasa antar kita antar teman itu kurang lebih tiga tahun yang lalu. Diawali oleh kecintaan kami terhadap Baduy. Ada banyak pelajaran yang kita tangkap dan pelajari dan kita bawa ke kota," kata salah satu Aktivis Sahabat Baduy, Ike Ahmad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Festival Musim Dingin di Korea Selatan yang Cocok untuk Liburan

5 Festival Musim Dingin di Korea Selatan yang Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
20 Wisata Tahun Baru Yogyakarta yang Hits, Banyak Tempat Instagramable

20 Wisata Tahun Baru Yogyakarta yang Hits, Banyak Tempat Instagramable

Jalan Jalan
3 Destinasi di Filipina yang Paling Pas Buat Wisata Halal

3 Destinasi di Filipina yang Paling Pas Buat Wisata Halal

Jalan Jalan
Kampung Adat Tololela di Ngada NTT Sukses Dapat Penghargaan ADWI 2022

Kampung Adat Tololela di Ngada NTT Sukses Dapat Penghargaan ADWI 2022

Travel Update
Wisata Kampung Tradisional di Flores, NTT, Pikat Turis Asing

Wisata Kampung Tradisional di Flores, NTT, Pikat Turis Asing

Travel Update
Gunung Kerinci Erupsi, Pendakian Ditutup Sementara

Gunung Kerinci Erupsi, Pendakian Ditutup Sementara

Travel Update
Tips Wisata ke Korea Selatan, Perhatikan Musim dan Instal Aplikasi

Tips Wisata ke Korea Selatan, Perhatikan Musim dan Instal Aplikasi

Travel Tips
5 Tempat Wisata Sekitar Candi Prambanan, Cocok untuk Libur Akhir Tahun

5 Tempat Wisata Sekitar Candi Prambanan, Cocok untuk Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
20 Wisata Tahun Baru di Semarang, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

20 Wisata Tahun Baru di Semarang, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

Jalan Jalan
Kepulauan Widi Dipastikan Tidak Dijual, Menparekraf: Milik Indonesia

Kepulauan Widi Dipastikan Tidak Dijual, Menparekraf: Milik Indonesia

Travel Update
3 Tips Cari Tempat Makan Murah di Jakarta dari Perantau

3 Tips Cari Tempat Makan Murah di Jakarta dari Perantau

Travel Tips
4 Tempat Wisata Populer di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

4 Tempat Wisata Populer di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Daftar Lokasi Prewedding Kaesang-Erina, Ada Gumuk Pasir Parangkusumo

Daftar Lokasi Prewedding Kaesang-Erina, Ada Gumuk Pasir Parangkusumo

Jalan Jalan
Citilink Layani Rute dari Balikpapan ke Mamuju, Berau, dan Banjarmasin

Citilink Layani Rute dari Balikpapan ke Mamuju, Berau, dan Banjarmasin

Travel Update
Pengelola Desa Wisata di NTT Dilatih Soal Pemanfaatan Platform Digital

Pengelola Desa Wisata di NTT Dilatih Soal Pemanfaatan Platform Digital

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.