Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/10/2017, 08:35 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggal 28 Oktober 2017 bakal menjadi hari yang bersejarah bagi pariwisata Danau Toba. Pasalnya, Bandara Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara akan resmi menyandang status bandara internasional.

Untuk pertama kalinya, landasan Bandara Silangit akan didarati pesawat penerbangan internasional. Adalah maskapai nasional Garuda Indonesia yang akan resmi melayani penerbangan Silangit-Singapura.

(Baca juga: Silangit Berbenah Menjadi Bandara Internasional)

Penerbangan rute Silangit-Singapura pp akan dilayani sebanyak tiga kali dalam satu pekan dengan pesawat Bombardier CRJ 1000 berkapasitas 96 penumpang.

Arus wisatawan menuju salah satu destinasi prioritas ini bakal semakin mudah. Pariwisata Danau Toba bakal semakin mendunia. Manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Pariwisata pun bakal semakin menjadi primadona perekonomian bangsa.

"Maskapai Garuda Indonesia mulai tanggal 28 Oktober mendatang akan membuka layanan penerbangan internasional Silangit-Singapura pp. Layanan penerbangan perdana ini akan menandakan resmi beroperasinya bandara Silangit sebagai bandara internasional," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N Mansury dalam siaran pers Kemenpar, Minggu (22/10/2017).

(Baca juga: Liburan ke Danau Toba, Ini Kalender Pariwisata Sepanjang 2017)

Ia mengatakan, penerbangan ini merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia dalam mendukung upaya dan komitmen pemerintah dalam mengembangkan potensi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata internasional.

Sebanyak 16 Tour Operator Polandia, Austria, Hungaria, Slovakia, Bulgaria serta perwakilan Emirates di Bandara Silangit, Siborongborong. Mereka dibawa keliling ke Danau Toba di Sumatera Utara yang merupakan danau vulkanik terbesar dan terdalam di dunia yang di tengahnya ada Pulau Samosir. ARSIP BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAR Sebanyak 16 Tour Operator Polandia, Austria, Hungaria, Slovakia, Bulgaria serta perwakilan Emirates di Bandara Silangit, Siborongborong. Mereka dibawa keliling ke Danau Toba di Sumatera Utara yang merupakan danau vulkanik terbesar dan terdalam di dunia yang di tengahnya ada Pulau Samosir.
Garuda Indonesia terus berupaya mengembangkan jaringan penerbangan dan meningkatkan konektivitas antarkota dan wilayah dengan potensi pariwisata dan perekonomian yang menjanjikan.

Pembukaan layanan penerbangan ini dikatakan Pahala tentunya diharapkan dapat meningkatkan konektivitas Silangit serta wilayah di sekitarnya dengan kota-kota lain di domestik dan internasional.

"Serta sekaligus meningkatkan kontribusi Garuda Indonesia terhadap peningkatan wisata dan pertumbuhan ekonomi Silangit dan sekitarnya sebagai destinasi pariwisata internasional," kata Pahala.

Ia berharap layanan penerbangan ini dapat memberikan kontribusi yang efektif dalam mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2019.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+