Koki Michelin Italia Datang ke Jakarta. Seenak Apa Masakannya? - Kompas.com

Koki Michelin Italia Datang ke Jakarta. Seenak Apa Masakannya?

Kompas.com - 03/11/2017, 09:12 WIB
Koki Michelin bintang satu dari Italia, Giuseppe Iannotti. Dok. Shangri-La Jakarta Koki Michelin bintang satu dari Italia, Giuseppe Iannotti.

 JAKARTA, KOMPAS.com - Giuseppe Iannotti, koki asal Italia ini memiliki pretasi segudang. Di usianya yang terbilang muda, 35 tahun Ianotti telah mendapat penghargaan kuliner bergengsi yakni Michelin bintang satu.

Ia juga pernah dinobatkan sebagai “Restaurateur Muda Terbaik” dari majalah Italia Guida L’ Espresso dan “Premio Vent’anni”, yang dipersembahkan oleh San Pellegrino kepada bintang-bintang baru di dunia kuliner Italia.

"Saya selalu bekerja untuk yang terbaik bukan untuk bintang Michelin. Kalau berpikir kerja untuk meningkatkan bintang Michelin bisa tidak waras. Maka dari itu saya bekerja untuk tamu yang datang jauh-jauh ke rumah saya," kata Ianotti yang ditemui di Restoran Rosso, Hotel Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

(Baca juga : Selain Tiramisu, Ini 5 Hidangan Manis Populer Italia)

Ianotti lebih suka menyebut restoran miliknya yang berkapasitas 18 orang sebagai rumah. Sebab restoran tersebut memang berada di rumahnya yang juga terdiri dari perkebunan anggur dan gudang wine seluas lima hektar.

Restoran dengan nama Kresios tersebut berada di sebuah desa terpencil di Telese BN, Italia yakni Via San Giovanni. Namun Ianotti tak menampik kalau bintang Michelin memiliki imbas baik untuk bisnis. Hingga ia dapat diundang ke berbagai negara sebagai koki bintang.

(Baca juga : Pasta Khas Italia, Benarkah Berasal dari Arab?)

Begitu pula saat ia diundang oleh Shangri-La Hotel Jakarta menjadi koki bintang di restoran Italia, Rosso. Khusus tanggal 1-5 November 2017, Ianotti memasak makan siang dan makan malam bagi tamu di Rosso.

Ikan cod tempura dengan saus apel hijauDok. Shangri-La Jakarta Ikan cod tempura dengan saus apel hijau
Ianotti akan memasak paket hidangan yang terdiri dari makanan pembuka, makanan inti, dan makanan penutup. Uniknya tak ada masakan yang sama. Ianotti tak bercanda saat ia mengatakan membawa bagasi sampai 150 kilogram berisi bahan makanan ke Indonesia. Makanan tersebut dimasak dari bahan-bahan yang ia bawa.

KompasTravel bersama media lain berkesempatan menjajal hidangan Ianotti untuk makan siang di Restoran Rosso, Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Siang itu ia menyajikan potatoes foam crispy lard and black stock, pure kentang dan saffron (kuma-kuma) yang disantap seperti sup yang kaya rasa. Gurih, manis, dan pahit menjadi satu.

Kemudian ada Maccherone with perocino cheese and black pepper, pasta gulung saus keju domba dengan taburan lada hitam yang memiliki keseimbangan rasa dan tekstur.

Cod tempura with green apple sauce, ikan cod goreng dengan saus apel hijau. Rasa masakan ini terbilang unik karena saus apel hijau yang memiliki rasa asam dan manis.

Panna cotta uatan koki michelin bintang satu, Giuseppe Iannotti. Kompas.com/Silvita Agmasari Panna cotta uatan koki michelin bintang satu, Giuseppe Iannotti.
Serta hidangan penutup yakni vanilla panna cotta with whisky moux, panna cotta dengan taburan biji vanili yang memiliki rasa manis pas dan tekstur yang kenyal tak mudah hancur.

Ianotti mengatakan masakan yang ia masak siang itu sebenarnya sederhana namun memiliki rasa yang dalam. Perkataannya tercermin dari seluruh masakan yang memanjakan lidah.

Untuk menyantap hidangan buatan Ianotti di Restoran Rosso, dihargai Rp 398.000++ untuk makan siang, Rp 850.000++-Rp 998.000++ untuk makan malam, dan Rp 1.398.000 untuk makan malam yang disandingi anggur.

Semua hidangan tersebut dapat disantap pada 1-4 November 2017. Sedangkan Minggu, 5 November 2017, Ianotti khusus memasak untuk brunch buffet yang dihargai Rp 768.000++.


EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X