Kompas.com - 01/12/2017, 11:22 WIB
Mi Aceh di Kota Banda Aceh, Aceh, Kamis (30/11/2017). KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOMi Aceh di Kota Banda Aceh, Aceh, Kamis (30/11/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Pergi ke Aceh sudah barang tentu tak boleh melewatkan kuliner mi aceh. Mi dengan siraman kuah berbumbu rempah-rempah serta potongan daging siap memanjakan lidah.

Namun, jangan salah sangka. Ternyata, tak ada warung mi aceh di Aceh seperti yang mudah ditemui di Jakarta. Lho, mengapa seperti itu?

Pemilik sebuah warung kopi di Kota Banda Aceh, Chek Yukee (40) mengatakan tak ada warung di Aceh yang menamakan warungnya dengan sebutan "Mi Aceh". Menurutnya, kuliner mi aceh biasanya dijual di warung-warung kopi.

"Kalau di Aceh memang sudah tradisinya tiap warung kopi ada mi aceh. Jadi gak ditulis mi aceh karena sudah posisinya di Aceh," ujar Yukee kepada KompasTravel saat ditemui di warung kopi miliknya, Kamis (30/11/2017) siang.

(Baca juga : Rujak Unik dari Aceh, Berbahan Dasar Batok Kelapa)

Pemandu wisata dari operator perjalanan "Keliling Aceh", Hasbi Azhar turut membenarkan pernyataan Yukee. Menurutnya, warung mi aceh lebih menggunakan penamaan berdasarkan nama pemilik dan juga lokasi warung.

"Misalnya Mi Ayah, Mi Razali atau Mi Keumala (nama kota kecamatan) kampung pemilik usaha mienya atau tau Mi Caleu, nama kampung juga. Ada juga berdasarkan lokasi warung tempat pertama kali buka warung dan jualan mi, Mi Simpang 5," kata Hasbi kepada KompasTravel di kesempatan yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga : Mi Aceh Kosmopolitan)

Namun demikian, tak semua penjual mi aceh merupakan pemilik warung, melainkan hasil kerja sama dengan pemilik tempat atau warung. Penamaan mi aceh di luar wilayah Aceh, menurutnya, lebih bertujuan lebih dikenal sebagai mi khas Aceh.

"Seperti sate padang atau sate madura. Di Padang yang ada sate dan sate jawa. Tidak ada sate padang," ujar Hasbi.

Warung Kopi Chek Yukee di Kota Banda Aceh, Aceh, Kamis (30/11/2017).KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Warung Kopi Chek Yukee di Kota Banda Aceh, Aceh, Kamis (30/11/2017).
Tak adanya warung mi Aceh di Aceh seperti halnya rumah makan padang di Sumatera Barat. Penamaan rumah makan padang tak akan ditemukan di Sumatera Barat.

"Karena kalau di luar daerah, mereka perlu penamaan, mereka itu makanan Padang. Tapi kalau yang sudah di dalam Sumatera Baratnya, mereka sudah gak perlu penamaan, cukup merk saja," ujar Reno Andam Suri, penulis buku 'Rendang Traveler' saat dihubungi KompasTravel beberapa waktu lalu.

Mi aceh sendiri merupakan salah satu kuliner khas yang memiliki bahan dasar mi disajikan dengan taburan acar bawang, emping, potongan mentimun serta irisan jeruk nipis.

Mi ini terkadang disajikan dengan tambahan udang, cumi, ataupun daging sapi untuk menambah cita rasanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.