Ini 5 Maskapai Nasional di Indonesia Paling Tepat Waktu di Tahun 2017 - Kompas.com

Ini 5 Maskapai Nasional di Indonesia Paling Tepat Waktu di Tahun 2017

Kompas.com - 01/02/2018, 21:15 WIB
Penerbangan perdana NAM Air rute Jakarta-Banyuwangi mendarat pertama kali di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (16/6/2017).KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Penerbangan perdana NAM Air rute Jakarta-Banyuwangi mendarat pertama kali di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (16/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada tahun 2017 tercatat ada lima maskapai berjadwal nasional Indonesia memiliki ketepatan waktu terbang atau on time performance (OTP) cukup baik, yakni di atas 85 persen.

Lebih dari itu, salah satu maskapai mencatatkan OTP di atas 90 persen. Maskapai tersebut adalah NAM Air yang mencatatkan OTP 92,62 persen dengan jumlah penerbangan tepat waktu sebanyak 29.832 penerbangan.

Empat maskapai lainnya adalah Sriwijaya Air dengan OTP 88,69 persen, berada di posisi kedua. Kemudian urutan ketiga adalah maskapai Batik Air dengan OTP 88,66 persen.

Posisi selanjutnya adalah Garuda Indonesia dengan ketepatan waktu sekitar 88,53 persen. Dan di posisi kelima ada maskapai Citilink  dengan ketepatan waktu 88,33 persen.

Armada Airbus A320 Batik Airdok Lion Grup Armada Airbus A320 Batik Air
Angka-angka OTP tersebut tercatat cukup tinggi dan telah memenuhi target minimum yang telah direncakan bersama. Akan tetapi, untuk maskapai Garuda Indonesia, posisi sebagai maskpai paling tepat waktu pun harus tergeser, karena sempat ada gangguan schedulling crew beberapa waktu lalu.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan hal ini menunjukkan tingkat pelayanan maskapai kepada penumpang ikut meningkat.

Dari sini, kata Agus, maskapai pun bisa meningkatkan kepercayaan penumpang terhadap maskapai yang bersangkutan sehingga bisnis penerbangannya juga akan berdampak positif.

"Ketepatan waktu adalah salah satu pelayanan kepada penumpang yang sangat penting. Karena penumpang pesawat sejatinya membeli waktu penerbangan, selain membeli rute yang dibutuhkan. Dengan waktu penerbangan yang on time, penumpang bisa menjalankan jadwal kegiatannya dengan tepat waktu juga," kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTravel, Kamis (1/2/2018).

Pesawat Boeing 737 MAX 8 telah dioperasionalkan oleh Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (7/1/2018). ARSIP GARUDA INDONESIA Pesawat Boeing 737 MAX 8 telah dioperasionalkan oleh Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (7/1/2018).
Di tahun 2017 sendiri, Direktorat Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) mencatat penerbangan rute domestik maskapai nasional dari Januari hingga Desember ada sebanyak 828.608 penerbangan.

Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebanyak 8,5 persen jika dibandingkan tahun 2016 dengan jumlah 763.522 penerbangan.

Sementara itu, untuk tingkat ketepatan waktu operasional (OTP) maskapai penerbangan di 2017 mencapai 80,14 persen atau sebanyak 664.024 penerbangan tepat waktu dari total 828.609 penerbangan yang dilakukan.

Dengan demikian tercatat ada penurunan sekitar 2,5 persen dibanding tahun 2016. OTP pada tahun 2016  mencapai 82,67 persen atau sebanyak 631.216 penerbangan tepat waktu dari total 763.522 penerbangan.

Jajaran direksi AirAsia Indonesia, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pariwisata berfoto di depan pesawat AirAsia Indonesia bertipe Airbus 320 dengan gambar bertema pariwisata dan budaya Indonesia berupa Candi Borobudur, Gunung Bromo, dan Wayang serta logo Wonderful Indonesia dipamerkan di area Garuda Maintainance Facilities (GMF) Aeroasia, Banten, Rabu (13/9/2017). Pemasangan gambar-gambar bertema pariwisata Indonesia ini bertujuan untuk turut mempromosikan pariwisata Indonesia.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Jajaran direksi AirAsia Indonesia, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pariwisata berfoto di depan pesawat AirAsia Indonesia bertipe Airbus 320 dengan gambar bertema pariwisata dan budaya Indonesia berupa Candi Borobudur, Gunung Bromo, dan Wayang serta logo Wonderful Indonesia dipamerkan di area Garuda Maintainance Facilities (GMF) Aeroasia, Banten, Rabu (13/9/2017). Pemasangan gambar-gambar bertema pariwisata Indonesia ini bertujuan untuk turut mempromosikan pariwisata Indonesia.
Berikut ini daftar maskapai berjadwal sesuai urutan presentase ketepatan waktu (OTP), beserta jumlah penerbangannya.

1. NAM Air dengan OTP 92,62 persen total penerbangan 32.209 dan penerbangan on time 29.832 penerbangan.

2. Sriwijaya Air dengan OTP 88,69 persen, total penerbangan 67.673  dan penerbangan on time 60.017  penerbangan.

3. Batik Air dengan OTP 88,66 persen, total penerbangan 84.900 dan penerbangan on time 75.270 penerbangan.

4. Garuda Indonesia dengan OTP 88,53 persen, total penerbangan 200.918 dan penerbangan on time 177.875  penerbangan.

5. Citilink dengan OTP 88,33 persen, total penerbangan 84.808 dan penerbangan on time 74.912  penerbangan.

6. Indonesia AirAsia Extra dengan OTP 77,42 persen, total penerbangan 7.747 dan penerbangan on time 5.998 penerbangan.

7. Indonesia AirAsia dengan OTP 75,94 persen, total penerbangan 7.378 dan penerbangan on time 5.603 penerbangan.

8. Travel Express dengan OTP 74,40 persen, total penerbangan 9.287 dan penerbangan on time 6.909  penerbangan.

9. Susi Air dengan OTP 72,65 persen, total penerbangan 6.781 dan penerbangan on time 4.926  penerbangan

10. TransNusa dengan OTP 71,36 persen, total penerbangan 737 dan penerbangan on time 526 penerbangan.

11. Lion Mentari dengan OTP 71,32 persen, total penerbangan 196.932 dan penerbangan on time 140.459  penerbangan.

12. Wings Air dengan OTP 65,47 persen, total penerbangan 108.278 dan penerbangan on time 70.888  penerbangan.

13. Kalstar Aviation (berhenti operasi per 30 September 2017) dengan OTP 58,10 persen, total penerbangan 12.177 dan penerbangan on time 7.075  penerbangan.

14. Trigana Air dengan OTP 42,49 persen, total penerbangan 8.784 dan penerbangan on time 3.732 penerbangan.

 

 


EditorWahyu Adityo Prodjo

Close Ads X