Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Industri Kuliner, Penopang Tertinggi Perekonomian Kreatif di Indonesia

Kompas.com - 06/02/2018, 18:50 WIB
Silvita Agmasari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Industri kuliner kian menggeliat di Indonesia. Data dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia mencatat, subsektor kuliner berkontribusi 41,4 persen dari total kontribusi perekonomian kreatif Rp 922 triliun pada 2016. Jumlah tersebut merupakan yang paling tinggi dibandingkan 16 subsektor lain di Bekraf RI.

"Kuliner merupakan salah satu penopang di industri kreatif. Dari unit 8,2 juta unit industri kreatif, 68 persen bergerak di industri kuliner," kata Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf RI AR Boy Berawi pada acara peluncuran program Bango Penerus Warisan Kuliner 2018 di Restoran Suasana, Kuningan, Jakarta, Selasa (6/2/2018). 

Boy mengungkapkan industri kuliner memiliki potensi besar di Indonesia untuk terus berkembang. Bekraf RI mencoba memaksimalkan ekosistem dalam industri kuliner Indonesia yang dibagi menjadi beberapa aspek.

(Baca juga : Mamam Yuk! Ini 3 Kuliner Wajib Coba di Kampung Halaman Jokowi)

Aspek tersebut adalah pengembangan sumber daya manusia, permodalan, pemasaran, hak kekayaan intelektual, dan infrastruktur

 Warung Kopi Klotok biasa dipadati pengunjung pada saat jam makan siang. Para pecinta kuliner bisa mencicipi aneka makanan khas Jawa di rumah makan yang berada di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.AAUZI AMAZIA DOMASTY/ KOMPAS.com Warung Kopi Klotok biasa dipadati pengunjung pada saat jam makan siang. Para pecinta kuliner bisa mencicipi aneka makanan khas Jawa di rumah makan yang berada di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.A
"Bekraf memperbaiki ini agar industri kuliner dapat kondusif dan tumbuh berkembang. Intervensi yang dilakukan oleh Bekraf masuk dalam lingkaran ekosistem, tetapi intervensi itu tidak dapat dilakukan satu aspek karena permasalahan ekosistem itu tidak akan selesai," sebut Boy

Lewat program 'Food Start Up Indonesia', Bekraf mengajak pelaku di industri kuliner untuk mengembangkan binis. Finalis yang terpilih akan mendapat pelatihan bisnis serta akses ke investor bisnis.

(Baca juga : 4 Kuliner Khas Kudus yang Siap Bikin Perut Anda Kenyang)

Program tersebut akan dilakukan roadshow di 10 kota besar Indonesia. Untuk pendaftaran dapat dilakukan di situs www.foodstartupindonesia.com.

"Program ini untuk menumbuh kembangkan start up dari di bidang kuliner. Nantinya akan diberi pengembangan untuk kapasitas buildng, higienitas, permodalan, dan pemasaran. Program ini komprehensif dari hilir sampai hulu," jelas Boy.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com