Menikmati "Sunset" dari Hotel Mario di Sumba Barat Daya - Kompas.com

Menikmati "Sunset" dari Hotel Mario di Sumba Barat Daya

Kompas.com - 03/06/2018, 16:47 WIB
Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

TAMBOLAKA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih menjadi satu di antara 33 pulau terindah di dunia versi Majalah Focus, Jerman.

Pulau Sumba adalah sebuah pulau di bagian selatan NTT yang memiliki luas 10.710 kilometer persegi. Sumba berbatasan dengan Sumbawa di sebelah barat laut, Flores di timur laut, Timor di timur, dan Australia di selatan dan tenggara.

Di Pulau Sumba terdapat empat kabupaten yakni Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).
Majalah internasional dengan oplah penjualan mencapai lima juta eksemplar yang disebarkan ke berbagai negara di dunia itu memilih Pulau Sumba karena kekayaan alam dan budayanya yang melimpah.

Sumba memiliki keindahan padang sabana yang luas yang jarang ditemukan di dunia.

Baca juga: Untuk Turis Milenial, Ini 5 Destinasi Eksotis di Sumba

Sumba terkenal pula dengan alam laut dan pantai yang sangat eksotis, kekayaan wisata megalitik yang unik di dunia, serta berbagai produk budaya seperti tenun ikat, rumah adat, serta budaya berkuda Pasola.

Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).
Dengan terpilihnya Sumba sebagai pulau terindah, praktis membuat arus kunjungan wisatawan ke wilayah itu semakin meningkat pesat.

Wisatawan mancanegara dan domestik yang semula hanya berkutat di Pulau Flores karena ada destinasi wisata unggulan Pulau Komodo di Manggarai Barat dan Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, sedikit demi sedikit mulai bergeser ke Pulau Sumba.

Baca juga: Melalui Film, Nama Pulau Sumba Makin Populer

Hasil riset Dinas Pariwisata Provinsi NTT dan Politeknik Negeri Kupang, mengumumkan sejumlah tempat wisata di NTT yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).
Pulau Komodo berada pada posisi pertama sebagai lokasi wisata favorit wisatawan. Selanjutnya Pulau Sumba pada posisi kedua dan Danau Kelimutu di posisi ketiga.

Baca juga: Jokowi ke Sumba, Inilah Kebhinekaan Kita

Pulau Sumba pun mulai dicari-cari oleh wisatawan. Puncaknya saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Kabupaten Sumba Barat Daya untuk mengikuti kegiatan Parade 1.001 kuda Sandelwood dan Festival Tenun Ikat pada Bulan Juli 2017 lalu.

Setelah orang nomor satu di Indonesia pulang dari kunjungan itu, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Sumba meningkat pesat.

Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).
Wisatawan pun mulai memilih tempat penginapan yang nyaman. KompasTravel merekomendasikan beberapa hotel yang representatif untuk dihuni seperti Hotel Nihiwatu di Sumba Barat dan Hotel Mario di Sumba Barat Daya.

Baca juga: Pulau Sumba Punya Sekolah Pariwisata Internasional untuk Siswa Miskin

Namun untuk Hotel Nihiwatu, para wisatawan harus merogoh kocek yang dalam, karena harganya yang sangat mahal hingga mencapai ratusan juta rupiah untuk menginap semalam.

Sedangkan Hotel Mario, harganya sangat terjangkau. Menginap di hotel itu, wisatawan akan disuguhi pemandangan indah laut dan pantai dengan pasir putih.

Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).
Lokasi Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya. Jaraknya sekitar 10 kilometer arah timur Tambolaka, ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya.

Pengunjung yang ingin berwisata ke pantai Mananga Aba dan Hotel Mario, cukup menggunakan kendaraan sepeda motor, mobil pribadi atau jasa ojek serta travel dan ditempuh dalam waktu 15-20 menit.

Hotel Mario juga dekat dengan Bandara Tambolaka, yang bisa ditempuh dengan waktu 20 menit, menggunakan kendaraan roda empat. Tempat penginapan itu juga tak jauh dari sekolah internasional perhotelan Sumba Hospitality Foundation.

Menikmati matahari terbenam (sunset) di Hotel Mario yang berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Menikmati matahari terbenam (sunset) di Hotel Mario yang berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).
Fasilitas yang ditawarkan hotel tersebut sangat representatif, karena dilengkapi kolam renang, restoran, bar, tempat meditasi dan yoga dan penyewaan mobil.

Sedangkan ruang kamar hotel juga sudah cukup lengkap karena ada pendingin ruangan, televisi, shower air panas dan dua tempat tidur.

Pihak hotel juga menyediakan peralatan snorkeling untuk selam dangkal bagi tamu hotel.

Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).
Wisatawan dan tamu hotel pun bisa jogging di pantai dengan bentangan pasir putih meluas menghiasai sepanjang bibir pantai.

Selain itu, gulungan ombak yang tinggi menambah daya tarik tersendiri bagi peselancar untuk menghabiskan waktu berolahraga.

Air laut dan pantainya yang bersih serta jauh dari permukiman penduduk menyajikan suasana tenang, damai dan nyaman bagi pengunjung.

Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).

KompasTravel pun berkesempatan menyaksikan indahnya sunset dari bagian timur kolam renang hotel Mario. Sunset tersebut, memang sedari awal ditunggu-tunggu oleh semua pengunjung hotel dan warga.

Menyaksikan matahari tenggelam terasa lengkap, ditemani minuman dingin yang disediakan pihak hotel.

Pemilik Hotel Mario, Aloysius Purwa mengatakan, hotel tersebut didirikan sejak tahun 2010 dan setiap saat jumlah kunjungan wisatawan ke hotelnya semakin bertambah.

Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).
Hotel Mario dibangun pada 2010 dan selesai 2015, karena menunggu aliran listrik. Peletakan batu pertama hotel itu dihadiri Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Bupati Sumba Barat Daya Kornelius Kodi Mete dan Uskup Waitabula Edmun Woga.

"Banyak wisatawan mancanegara dan domestik yang datang dan menginap di hotel ini. Sedangkan kalau warga lokal, juga datang dan menikmati makan dan minum di restoran hotel. Lokasi restoran berhadapan langsung dengan kolam renang dan laut, sehingga disenangi pengunjung," kata Aloysius kepada KompasTravel, Sabtu (2/6/2018).


Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Hotel Mario berada di Pantai Kita Mananga Aba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/6/2018).
Aloysius mengaku, kendala yang dihadapi pihaknya dan pengunjung hotel yakni ketiadaan jaringan telekomunikasi seluler, sehingga pengunjung pun kesulitan untuk mengakses internet dan menelepon.

Aloysius berharap, pihak terkait bisa segera membenahinya dengan memasang menara dan perangkat Base Transceiver Station atau BTS untuk jaringan telekomunikasi seluler.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X