Boodle Fight, Cara Makan Unik Ala Prajurit Amerika dan Filipina - Kompas.com

Boodle Fight, Cara Makan Unik Ala Prajurit Amerika dan Filipina

Kompas.com - 04/07/2018, 19:30 WIB
Boodle Fight Seafood di restoran Seafood Island, Cebu City, Filipina.KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Boodle Fight Seafood di restoran Seafood Island, Cebu City, Filipina.


FILIPINA, KOMPAS.com - Menyantap hidangan laut di atas piring sendiri dengan menggunakan sendok dan garpu sudah menjadi hal biasa. Jika Anda ingin pengalaman baru dalam menyantap seafood, cobalah berkunjung ke Cebu City, di Filipina.

Di kota yang terkenal dengan pantai dan beberapa pulaunya ini, dijamin Anda akan mendapatkan sensasi baru dalam menyantap hidangan laut. Tak cuma bahan makanan yang segar, di sini Anda bisa mencoba cara baru dalam menyantap makanan, yakni Boodle Fight.

Ala prajurit militer

Boodle Fight adalah cara makan yang cukup populer di Cebu City. Ya, istilah Boodle Fight memang cukup terdengar aneh dalam soal makanan. Namun, tak perlu khawatir. Anda tak perlu benar-benar bertarung atau melepaskan tinju untuk sekadar mencicipi kepiting atau udang segar.

Menurut masyarakat setempat, nama Boodle Fight memang berasal dari tradisi makan personel militer Amerika dan Filipina. Pada zaman dulu, para personel militer disuguhi gundukan makanan di atas daun pisang.

Nasi putih disajikan dengan sayuran dan buah-buahan. Para prajurit yang berkumpul di sekeliling meja kemudian makan bersama-sama dan masing-masing hanya menggunakan satu tangan, tanpa sendok atau pun piring.

Istilah Boodle Fight tampaknya cocok menggambarkan kondisi prajurit yang lapar dan sedikit agresif.

Boodle Fight Seafood di restoran Seafood Island, Cebu City, Filipina.KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Boodle Fight Seafood di restoran Seafood Island, Cebu City, Filipina.

Jika Anda tertarik, Anda bisa mencoba mengunjungi restoran Seafood Island di Cebu City. Satu porsi Boodle Fight berisi nasi, beragam ikan laut, kepiting, cumi-cumi, dan udang.

Di bagian tengah, disajikan semangkuk sup rumput laut dan baso ikan. Untuk menambah selera makan, Anda juga bisa memesan sambal terasi, atau Bagong dalam bahasa Filipina.

Pilihan lain, tersedia juga sambal jeruk dan saus kecap asin.

Boodle Fight yang disajikan di restoran Seafood Island, Cebu, Filipina, tersaji dalam porsi yang cukup besar, sehingga dapat dinikmati 5-6 orang. Jadi, jangan lupa untuk mengajak kerabat dan teman-teman untuk menikmati Boodle Fight.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati aneka makanan penutup seperti Ube Roll, Peanut Crust dengan topping es krim vanila, dan HaloHalo. Harga satu porsi Boodle Fight bisa dibilang cukup terjangkau untuk sebuah hidangan laut.

Harga satu porsi Boodle Fight sekitar 1.300 Peso, atau sekitar Rp 300.000 sampai Rp 350.000.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X