Mengenal Lebih Dekat 4 Geopark Indonesia yang Diakui Dunia

Kompas.com - 16/07/2018, 13:26 WIB
Kawasan Kaldera Gunung Batur di Kabupaten Bangli, Bali yang menjadi salah titik wisata yang dilintasi komunitas Mercedes Jip Indonesia di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017. Dokumentasi MJIKawasan Kaldera Gunung Batur di Kabupaten Bangli, Bali yang menjadi salah titik wisata yang dilintasi komunitas Mercedes Jip Indonesia di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Geopark merupakan salah satu keindahan Indonesia yang berupa warisan geologis, termasuk keindahan alam dan budayanya. Kini Indonesia punya empat dari 11 geopark yang sudah diakui dunia.

Dikutip dari data Konferensi Nasional Geopark Indonesia 1, potensi geopark Indonesia baru tercium sejak tahun 2008. Sampai saat ini telah ada empat geopark yang masuk sebagai UNESCO Global Geopark (UGG), tujuh Nasional Geopark, dan 80 lokasi potensial mejadi geopark.

Keindahan keempat geopark UGG yang dimiliki Indonesia terbentang dari pesona karst, kaldera, lembah, pantai, sawah dan yang lainnya. Berikut keempat geopark UGG Indonesia yang perlu Anda tahu:

Wisatawan menikmati matahari terbit dari kawah I Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali beberapa waktu lalu. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Wisatawan menikmati matahari terbit dari kawah I Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali beberapa waktu lalu.
1. Batur Unesco Global Geopark

Geopark Batur memamerkan keindahan fenomena letusan besar gunung berapi yang membentuk kaldera ganda dan danau ratusan ribu tahun yang lalu. Gunung Batur yang masih aktif menghasilkan beragam batuan yang kerap dimanfaatkan warga untuk membangun rumah dan tempat peribadatan.

Sebanyak 21 situs warisan alam tersebar di dalam kawasan yang mencakup sebagian besar wilayah Kecamatan Kintamani, Kabupaten Batur, Bali. Anda juga bisa melihat peninggalan-peninggalan bersejarah dari letusan gunung tersebut di Museum Geopark Batur.

Geopark ini ditetapkan sebagai geopark nasional pada 2010, dan menjadi yang pertama mendapat pengakuan Unesco, yaitu pada 2012.

Kawasan Gunung Sewu membentang dari Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan.CAHYO ALKANTANA via YOUTUBE Kawasan Gunung Sewu membentang dari Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan.
2. Gunung Sewu Unesco Global Geopark

Geopark Gunung Sewu membentang di tiga kabupaten, yaitu Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan, sekaligus di tiga provinsi, DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Deretan keindahan karst batu gamping ini sudah dikenal dunia sejak 1800-an.

Tidak hanya keindahan alamnya, Geopark Gunung Sewu ini memiliki kekayaan arkeologi kebudayaan manusia masa lalu. Belasan ribu tahun lalu terdapat budaya paleolitikum-neolitikum manusia pra sejarah yang dikenal di Asia Tenggara dengan Budaya Pacitanian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X