Sarapan Nasi Campur Bali Legendaris di Pantai Segara Ayu, Sanur

Kompas.com - 03/10/2018, 09:34 WIB
Warung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAWarung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018).

DENPASAR, KOMPAS.com - Selain keindahan alamnya, Bali juga terkenal akan kulinernya yang kaya akan bumbu, teknik memasak, dan sudah tentu rasanya yang lezat.

Salah satu kuliner khas yang harus Anda coba ialah nasi campur, dan salah satu tempatnya yang paling legendaris ialah Nasi Bali Men Weti, di Sanur.

Nasi bali ini letaknya tepat di jalan masuk Pantai Segara Ayu, salah satu pantai cantik di kawasan Sanur, Bali. Lokasinya yang stretegis, cocok menyantap nasi ini sebelum bermain di pantai.

Baca juga: 5 Cara Seru Menikmati Deretan Pantai Cantik di Sanur Bali

KompasTravel usai berburu matahari terbit di pantai itu, saat yang tepat untuk mencari sarapan. Nasi Bali Men Weti baru buka pukul 07.30 WITA, tetapi sejak 07.00 pembelinya sudah mengantre di depan warungnya.

Antrean warung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Antrean warung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018).
Satu persatu karyawannya pun berdatangan, membawa kantung-kantung berisikan masakan komposisi nasi campur.

"Duduk-duduk dulu ya, masih lama-masih lama nasinya," tutur salah satu pegawainya yang sudah berjaga.

Warung nasi bali ini ternyata sudah ada sejak 1970 di sini, kala itu pesona wisata Sanur belum se tersohor dan se ramai saat ini.

Baca juga: Cari Bebek Betutu Otentik? Datanglah ke Ubud

Men Weti berarti Ibu Weti, ialah sang pendiri sekaligus pemilik warung ini. Sayangnya sosok itu sudah meninggal di akhir 2017 lalu.

Jam menunjukkan pukul 07.37 WITA, tak lama datang mobil angkot hijau membawa penuh nasi dan masakan-masakan komposisi nasi cambur khas Bali tersebut.

Para pegawai yang sudah siaga pun langsung mengangkut dan meracik masakan-masakan tadi kedalam panci-panci besar. Ada yang mengolah daging ayamnya, meracik sambalnya, meracik sayurannya, hingga sate lilitnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X