Daftar Ryokan Terbaik untuk Mencari Ketenangan di Jepang

Kompas.com - 14/12/2018, 13:14 WIB
Ryokan, penginapan bergaya tradisional Jepang, dengan latar pegunungan Ryokan, penginapan bergaya tradisional Jepang, dengan latar pegunungan

KOMPAS.COM - Wisata di Jepang bukan hanya menawarkan wisata belanja atau pengalaman bersentuhan dengan kecanggihan teknologinya. Bagi Anda yang ingin mencari ketenangan, Jepang juga menawarkan sisi tradisional.

Ryokan merupakan penginapan bergaya tradisional JEpang yang sudah dikenal sejak abad ke-8. Umumnya, ryokan dilengkapi dengan fasilitas pemandian air panas alias onsen.

Baca juga: 5 Tips Berendam di Onsen

Berikut KompasTravel menghimpun sejumlah ryokan yang patut Anda coba selama berpelesir ke Negeri Sakura:

Lamp No Yado

Berada di tepi Teluk Toyama dengan panorama lautnya yang dikelilingi tebing vulkanik, Lamp No Yado menjanjikan kolam pemandian air panas yang unik. Secara alamiah, air panas meruap dari sekitar batuan vulkanik yang memagari lautan.

Lamp No Yado, berdiri di sekitar gugusan batuan vulkanik di tepi laut. Lamp No Yado, berdiri di sekitar gugusan batuan vulkanik di tepi laut.
Selain itu, pada musim semi, sajian khas berupa shiro ebi (udang putih) dan hotaru ika (cumi kunang-kunang) pantang dilewatkan jika wisatawan berkunjung ke Lamp No Yado.

Beniya Mukayu

“Mukayu” yang berarti “hampa” menurut filsuf Tiongkok, Zhuang Zhou, seolah betul-betul mewujud ketika tinggal di ryokan ini. Taman mapel dan kesemek yang mengelilingi sekujur ryokan menjadi obat jitu guna mengosongkan pikiran.

Meskipun wisatawan dapat menyusuri keindahan desain Beniya Mukayu, bahkan meminjam buku desain di perpustakaannya, ada baiknya Anda mengingat tujuan utama menempati ryokan ini: tidak melakukan apa pun selain berendam di Onsen Yamashiro.

Nishimuraya Honkan

Nishimuraya Honkan tak ubahnya labirin kayu bunga-bunga yang akan senantiasa berganti seturut musim. Terletak di wilayah Kinosaki, Nishimuraya memiliki nilai historis yang tinggi.

Suasana syahdu di Ryokan Nishimuraya Honkan Suasana syahdu di Ryokan Nishimuraya Honkan
Ryokan ini cukup tua lantaran telah berdiri sejak 1854. Sementara itu, Kinosaki sudah dikenal sebagai area pemandian air panas untuk umum sejak abad ke-8. Sebanyak tujuh onsen bersejarah tersebar di sana.

Kelebihan lainnya, sebagai tamu, Anda berhak mendapatkan yumepa pass, sejenis tiket digital yang berlaku di seluruh area Kinosaki, untuk mengakses ketujuh onsen bersejarah secara cuma-cuma.

Kayotei

Anda takkan melihat satu pun bangunan maupun gedung bertingkat jika menghabiskan hari di Kayotei. Sebab, Kayotei berdiri di tengah-tengah kurungan pegunungan.

Istimewanya, Anda bisa menghayati perubahan musim di ryokan ini. Mulai dari dekorasi interior sampai tanaman yang tumbuh di taman, seluruhnya menyesuaikan dengan keadaan musim.

Hal yang sama berlaku untuk jenis hidangan herbal yang bahan-bahannya dikumpulkan langsung dari pegunungan sekitar Kayotei.

Otozure

Keunikan yang akan Anda temui di sini ialah perpaduan nuansa estetika tradisional dan modern pada desainnya. Biarpun begitu, sebagaimana Ryokan pada umumnya, Otozure pun menawarkan suasana hening yang Anda cari-cari.

Lampion-lampion jingga berukuran besar akan mengiringi langkah Anda menyesap hangatnya teh tradisional Jepang. Selain itu, sensasi “mengasingkan diri” akan menemui puncaknya ketika Anda berdiri di bagian belakang Ryokan yang menghadap hamparan bukit menghijau.

Hiiragiya

Berlokasi di Kyoto yang terkenal dengan keindahan arsitektur bangunan-bangunannya, Hiiragiya menjadi yang terdepan soal urusan Ryokan untuk ditinggali di Kyoto. Pelayanan yang amat memuaskan menjadi alasannya.

Hiiragiya dengan arsitektur khas tradisional Jepang-nya. Hiiragiya dengan arsitektur khas tradisional Jepang-nya.
Para pelayan di Hiiragiya seakan tahu betul keinginan Anda ketika hendak menyendiri atau membutuhkan bantuan. Di samping itu, nuansa sejarah yang pekat juga menjadi daya tarik yang sulit Anda abaikan.

Baca juga: Berpelesir Menikmati Pemandangan Kota Bernuansa Retro di Kyoto



Close Ads X