Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Berendam di Onsen

Kompas.com - 03/01/2018, 17:12 WIB
WIENDA PUTRI NOVIANTY

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com –  Jepang, negara dengan sejuta inovasi canggihnya memang dikenal dengan teknologi bak masa depan. Kereta perluru (Shinkansen), robot hingga vending machine bisa Anda temui di setiap sudut kota. Namun dibalik obsesi negara sakura ini dengan hal-hal berbau futuristik, ternyata dilatar belakangi oleh tradisi budaya yang mengakar kuat.

Jepang terkenal dengan berbagai tradisi budayanya yang cukup kental dan unik. Tak heran, berbagai aktivitas perlu dipersiapkan dengan ritual yang tidak sembarang. Mulai dari tata cara mempersiapkan dan menyajikan teh khas jepang, bagaimana pengulat sumo menaburkan garam ke udara sebelum pertandingan hingga tata cara mandi Onsen yang legendaris.

Dilansir dari situs Condé Nast Traveler, orang Jepang sendiri telah mengenal Onsen sebagai suatu tata tradisi untuk mengistirahatkan tubuh. Pemandian ini sudah muncul sejak sekitar abad ke-8 dan diperkirakan di Jepang terdapat 3.000 onsen yang tersebar dari Hokkaido di utara Jepang hingga Okinawa di bagian selatan.

Baca juga : Ingin Onsen tetapi Malu-malu? Simak Dulu Urutannya

Onsen merupakan tempat pemandian yang berisikan bak mandi di mana air yang dialirkan didalamnya berasal dari mata air alami. Biasanya air yang dialirkan memiliki suhu sekitar 104 derajat Fahrenheit atau 40 derajat Celsius. Berdasarkan hukum musim semi pun menetapkan bahwa suhu ini diberlakukan secara ketat dimana pemerintah menentukan bahwa suhu airnya tidak boleh dibawah 77 derajat Fahrenheit atau 25 derajat Celcius.

Destinasi wisata Kusatsu Onsen di Prefektur Gunma, Jepang, Kamis (1/12/2016). Kusatsu Onsen merupakan destinasi wisata air panas terkenal di Jepang. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Destinasi wisata Kusatsu Onsen di Prefektur Gunma, Jepang, Kamis (1/12/2016). Kusatsu Onsen merupakan destinasi wisata air panas terkenal di Jepang.
"Secara historis, onsen sendiri populer selama musim dingin tiba di mana dulu onsen dipakai para petani sebagai tempat beristirahat sejenak," tutur Eriko Hoshi selaku pengawas onsen di Hoshino Resorts KAI Matsumoto. “Pergi ke sumber air panas di musim dingin untuk mengistirahatkan tubuh disebut dengan touji,” katanya.

Onsen sendiri bisa berbeda-beda tradisinya, tergantung pada tempat Anda berlibur. Ukuran, betuk hingga gayanya nya juga bervariasi. Terdapa onsen yang berukuran sebesar taman dilengkapi dengan beberapa kolam renang, ada juga yang berukuran kecil.

Baca juga : Prefektur Gunma, dari Onsen sampai Museum Mainan

Bergantung pada ke mana Anda pergi, onsen akan sedikit berbeda berdasarkan mineral di dalam air. Demikian pula, onsen dapat ditemukan dengan bervariasi ukuran, bentuk, dan gaya. Ada onsen seukuran taman bertema dengan beberapa kolam renang di dalamnya, terdapat juga onsen berukuran kecil yang bisa dipesan secara eksklusif bagi Anda yang berpasangan hingga ryokan mewah dengan vila-vilanya dilengkapi onsen individu bagi para tamu.

Walaupun onsen tersebut tampak berbeda, namun peraturan dan tradisi yang telah ada selama berabad-abad akan tetap ada di semua onsen. Berikut 5 tips yang perlu Anda ketahui jika mampir berendam di onsen.

Fasilitas kolam air panas atau onsen pada salah satu resort di Kusatsu Onsen, Prefektur Gunma, Jepang, Jumat (2/12/2016). Kusatsu Onsen sangat ramai dikunjungi wisatawan terutama pada musim dingin untuk berendam di air panas yang dipercaya sebagai terapi kesehatan.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Fasilitas kolam air panas atau onsen pada salah satu resort di Kusatsu Onsen, Prefektur Gunma, Jepang, Jumat (2/12/2016). Kusatsu Onsen sangat ramai dikunjungi wisatawan terutama pada musim dingin untuk berendam di air panas yang dipercaya sebagai terapi kesehatan.

1. Dilarang Menggunakan Gadget

Tidak seperti di Blue Lagoon di Budapest yang ramai pengunjung, onsen di Jepang merupakan tempat yang sepi dan tentram. Orang Jepang biasanya menggunakan onsen untuk bersantai dan bermeditasi.

Saking sepinya, Anda akan jarang menemukan orang berinteraksi di dalam onsen, apalagi berselfie. Sebelum memasuki onsen, Anda diharuskan untuk meninggalkan gadget Anda di keranjang berserta barang berharga Anda saat berganti pakaian.

2. Onsen Hanya Dipakai untuk Berendam

Onsen bukanlah tempat untuk Anda bersenang-senang sambil berenang. Melainkan tempat perendaman dimana artinya Anda perlu memastikan bahwa tubuh Anda bersih sebelum berendam.

Pastikan setiap inchi tubuh Anda bersih dari kotoran mulai dari rambut hingga ujung kaki. Namun jangan berpikir bahwa Anda bisa berendam hingga ujung kepala karena Onsen ini hanya diperuntukan untuk Anda berendam hingga leher.

3. Tidak Boleh Bertato

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

Jalan Jalan
7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

Jalan Jalan
Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Travel Update
Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Travel Update
Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Travel Tips
Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Travel Update
Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Travel Update
Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Jalan Jalan
Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Travel Update
KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

Travel Update
Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Travel Update
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Travel Update
Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Travel Update
Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Jalan Jalan
Kemenparekraf Dorong Parekraf di Bogor Lewat FIFTY, Ada Bantuan Modal

Kemenparekraf Dorong Parekraf di Bogor Lewat FIFTY, Ada Bantuan Modal

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com