Kompas.com - 21/12/2018, 11:34 WIB
Wistawan mencoba tarian Adat Caci yang bisa disaksikan di Desa Adat Melo, Liang Ndara, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT, Rabu (29/11/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAWistawan mencoba tarian Adat Caci yang bisa disaksikan di Desa Adat Melo, Liang Ndara, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT, Rabu (29/11/2018).

LABUAN BAJO, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur sedang fokus mengejar target yang dipatok pemerintah pusat yakni 500.000 wisatawan untuk tahun 2019.

“Saya berharap jangan mudah terpancing oleh sesuatu yang masih belum jelas, karena prosesnya butuh waktu. Kami tetap fokus pada target kunjungan wisatawan, pengembangan produk destinasi dan 3A, dan berharap jangan ada kegaduhan,” kata Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula kepala seluruh pelaku pariwisata dan organisasi pariwisata Manggarai Barat di ruang kerjanya, Selasa (18/12/2018).

Baca juga: Asita Imbau Wisatawan Tak Ragu Mengunjungi TN Komodo

Hal itu tertuang dalam hasil pertemuan yang diserahkan kepada Asita Cabang Manggarai Barat yang diterima Ketua Pelaksana Harian di Labuan Bajo, Donatus Matur, Kamis (20/12/2018).

Matur menjelaskan, Bupati Dula dalam pertemuan itu memaparkan hingga saat ini penerapan tarif ke Taman Nasional Komodo masih mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2014 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Taman Nasional Komodo dan Peraturan Daerah Kabupaten Manggarai Barat No.1 Tahun 2018 tentang retribusi obyek wisata di Manggarai Barat.

Pemenang Pegipegi Yuk! Jelajah Indonesiamu saat mengunjungi sarang komodo, di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/11/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Pemenang Pegipegi Yuk! Jelajah Indonesiamu saat mengunjungi sarang komodo, di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/11/2018).
“Dalam surat yang diterima Asita Cabang Manggarai Barat, Bupati Dula mengucapkan terima kasih bagi semua perwakilan asosiasi kepariwisataan, baik tour and travel, hotel, restoran, pramuwisata dan asosiasi transportasi sudah datang menemui Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, untuk mendiskusikan semua hal terkait kepariwisataan khususnya terkait isu yang sedang hangat,” katanya.

Baca juga: Asita NTT: Gubernur Tak Mungkin Pentingkan Komodo daripada Manusia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Matur memaparkan, menurut Bupati Dula, wacana kenaikan tarif masuk ke Taman Nasional Komodo adalah wacana yang baik karena kehadiran pelaku pariwisata, organisasi pariwisata dan asosiasi angkutan kapal wisata menandakan pariwisata sudah maju dan memiliki keinginan dan komitmen untuk keberlanjutan pariwisata di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat.

Menurut Bupati Dula, dampak positifnya mungkin saja untuk orang-orang yang punya uang menjadi termotivasi untuk datang karena penasaran. "Tetapi dampak negatifnya, ya seperti yang sekarang disampaikan oleh semua pelaku pariwisata bahwa ada pembatalan tamu di tahun 2019," katanya.

Bupati Dula, lanjut Matur, menilai pernyataan Gubernur NTT Viktor Laiskodat adalah sebuah wacana yang belum menjadi sebuah kebijakan atau keputusan. Artinya akan menjadi keputusan setelah dikaji secara teknis sesuai kewenangan yang diatur undang-undang.

Permainan tradisional rangkuk alu di Desa Adat Melo, Liang Ndara, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT, Rabu (29/11/2018). KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Permainan tradisional rangkuk alu di Desa Adat Melo, Liang Ndara, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT, Rabu (29/11/2018).
"Jadi kepada wisatawan tetap datang ke Labuan Bajo dan kepada pelaku pariwisata di Labuan Bajo tetap memberikan mediasi dan sosialisasi agar tidak terjadi pembatalan kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo," kata Dula.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara Akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara Akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.