Libur Tahun Baru, Pengunjung Kebun Raya Bogor Mencapai 10.613 Orang

Kompas.com - 02/01/2019, 07:53 WIB
Wisatawan memadati Kebun Raya Bogor, salah satunya di tugu yang mengenang meninggalnya istri dari Thomas Stamford Raffles, Selasa (23/5/2017). KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAWisatawan memadati Kebun Raya Bogor, salah satunya di tugu yang mengenang meninggalnya istri dari Thomas Stamford Raffles, Selasa (23/5/2017).

BOGOR, KOMPAS.com - Pengunjung Kebun Raya Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/1/2019) mencapai 10.613 orang. Petugas Pengawas Pelayanan Jasa Kebun Raya Bogor, Upun Punijar menyebutkan jumlah tersebut meningkat dibanding libur Natal dan sebelum pergantian tahun.

"Hari ini jumlah pengunjung totalnya 10.613 orang, didominasi pengunjung domestik sebanyak 10.605 orang dan sisanya delapan orang mancanegara," katanya.

Menurut Upun, sejak pagi pengunjung telah mengantre di loket masuk untuk membeli tiket. Antrean cukup banyak terjadi di loket pintu masuk samping Kantor Pos Jalan Juanda.

Baca juga: 6 Museum Unik Sekitar Kebun Raya Bogor, Yakin Pernah Mampir?

Loket ini khusus bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan, sedangkan loket di pintu utama Jalan Otista bisa diakses pengunjung yang membawa kendaraan roda empat, maupun pengunjung tanpa kendaraan.

"Kebanyakan pengunjung datang rombongan bersama anggota keluarga, ditambah lagi cuaca mendukung," katanya.

Wisatawan selain bisa berjalan kaki, juga menggunakan sepeda, dan mobil wara-wiri untuk menjelajahi Kebun Raya Bogor.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Wisatawan selain bisa berjalan kaki, juga menggunakan sepeda, dan mobil wara-wiri untuk menjelajahi Kebun Raya Bogor.
Upun menyebutkan, selama libur Natal dan Tahun Baru 2019 jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor cukup tinggi, rata-rata diatas 5.000 orang. Normalnya hari libur biasa berkisar 2.500 orang.

Baca juga: Menengok Makam Para Pemimpin Zaman Kolonial di Kebun Raya Bogor

Berdasarkan catatan, penjualan tiket masuk pengunjung Kebun Raya Bogor dimulai dari tanggal 23 Desember 2018 sebanyak 6.641 pengunjung domestik, 56 pengunjung warga negara asing.

Tanggal 24 Desember 2018 jumlah ini meningkat, menembus angka 7.704 pengunjung domestik, dan 39 wisatawan asing. Pada hari Natal tanggal 25 Desember 2018 terjadi penurunan jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor.

"Hari Natal pengunjung justru berkurang. Catatan kami ada 5.616 pengunjung domestik, dan 46 wisatawan asing," kata Upun.

Sehari setelah Natal, yakni tanggal 26 Desember 2018 juga terjadi penurunan tajam dari sisi pengunjung domestik, yakni 3.348 orang, sedangkan wisatawan asing justru meningkat menjadi 67 orang.

Jembatan Cinta di Kebun Raya BogorTRIBUNNEWSBOGOR.COM/NAUFAL FAUZY Jembatan Cinta di Kebun Raya Bogor
Jumlah pengunjung empat hari menjelang tahun baru fluktuatif, atau naik turun. Tanggal 27 Desember 2018 jumlah pengunjung domestik naik lagi menjadi 5.871 orang, sedangkan wisatawan asing 52 orang.

Tanggal 28 Desember ada 4.417 pengunjung domestik, 29 wisatawan asing. Tanggal 29 Desember ada 7.324 wisatawan domestik, dan 40 wisatawan asing.

Lalu tanggal 30 Desember jumlahnya naik, wisatawan domestik mencapai 9.862 orang, dan 49 wisatawan asing. Dan pada tanggal 31 Desember jumlah pengunjung sekitar 6.800 orang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Hoaks Virus Corona di Singapura, Buat Masyarakat dan Turis Panik

Banyak Hoaks Virus Corona di Singapura, Buat Masyarakat dan Turis Panik

Whats Hot
4 Wisata di Swiss, Lokasi Syuting Crash Landing on You

4 Wisata di Swiss, Lokasi Syuting Crash Landing on You

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Whats Hot
Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Promo Diskon
Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Whats Hot
Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X