Kini, Wisatawan Bisa Beli Suvenir Aceh Lewat Aplikasi Online

Kompas.com - 28/01/2019, 07:00 WIB
Peracik kopi Gayo sedang memilih biji kopi di Taman Simpang Legos, Kota Lhokseumawe, Aceh, Jumat (2/10/2015).KOMPAS.COM/MASRIADI Peracik kopi Gayo sedang memilih biji kopi di Taman Simpang Legos, Kota Lhokseumawe, Aceh, Jumat (2/10/2015).


ACEH UTARA, KOMPAS.com – Peminat suvenir Aceh kini bisa membeli berbagai khas daerah ujung Pulau Sumatera itu lewat aplikasi Blojue.com. Pendirian aplikasi berbasis android itu awalnya hanya sebatas tugas akhir Mulyadi, mahasiswa Universitas Al Muslim, Kabupaten Bireuen.

"Selain itu, saya mendapat ide ini untuk membangun aplikasi itu, karena melihat perkembangan e-commerce sangat tinggi di Indonesia. Fokus saya hanya suvenir dan barang khas lainnya dari Aceh, jadi wisatawan itu bisa beli dari mana pun dia berada, " kata pemilik aplikasi Blojue.com, Mulyadi, Sabtu, (26/1/ 2019).

Dia menyebutkan, Blojue.com menggandeng sejumlah pengrajin di Kabupaten Aceh Utara untuk memasarkan produknya di aplikasi tersebut. Misalnya, sambung Mulyadi, barang dipajang di aplikasi itu lalu terjual.

“Tentu ada kesepakatan keuntungan sedikit untuk saya. Target utama sekarang memperbanyak mitra UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dulu. Sembari saya mengembangkan aplikasi ini,” sebut mahasiswa semester akhir jurusan teknik informatika itu.

Owner Blojue.com, Mulyadi, memperlihatkan aplikasi pembelian souvenir berbasis android di salah satu kafe Lhokseumawe, Sabtu (26/1/2019)KOMPAS.com/MASRIADI Owner Blojue.com, Mulyadi, memperlihatkan aplikasi pembelian souvenir berbasis android di salah satu kafe Lhokseumawe, Sabtu (26/1/2019)

Ia ingin wisatawan mancanegara dan nusantara dekat dengan suvenir khas Aceh itu. Sehingga, membeli suvenir tidak mesti harus berkunjung ke Aceh.

“Bisa dipesan dari rumah juga,” katanya.

Dia menyakini, minat pembeli online terus berkembang. Selain itu, sambung Mulyadi, terpenting pengembangan industri kecil di Aceh terus bertambah.

“Saya menyakini semakin mudah orang membeli suvenir, semakin dikenal Aceh lewat kerajinan tangan masyarakatnya,” pungkasnya.




Close Ads X