Sumsel sebagai "Center of Excellence" Wisata Olahraga Indonesia

Kompas.com - 07/02/2019, 09:06 WIB
Penggunaan bom asap oleh suporter Sriwijaya FC saat melawan Bhayangkara FC di stadion Jakabaring Sport City PalembangKOMPAS.com/ Aji YK Putra Penggunaan bom asap oleh suporter Sriwijaya FC saat melawan Bhayangkara FC di stadion Jakabaring Sport City Palembang

JAKARTA, KOMPAS.com - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ditetapkan sebagai Pusat Layanan Unggulan atau Center of Excellence wisata olahraga di Indonesia.

Penetapan Sumsel sebagai Center of Excellence wisata olahraga di Indonesia dilakukan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam acara Seminar Nasional bertema Kinerja Pemerintahan 4 Tahun Jokowi-Jusuf Kalla di Auditorium Gedung Griya, Universitas Sriwijaya, Palembang, Rabu (6/2/2019).

Menpar mengatakan, Provinsi Sumsel telah memenuhi kriteria untuk menjadi pusat layanan unggulan bagi penerapan wisata olahraga di Indonesia.

"Penetapan Provinsi Sumsel sebagai Pusat Layanan Unggulan Wisata Olahraga dilakukan dengan mempertimbangkan keberhasilannya dalam menggelar berbagai event olahraga berkelas dunia," ujar Menpar.

Ia menambahkan, Sumsel sukses menjadi tuan rumah ajang olahraga dari nasional, regional, hingga internasional di antaranya Sea Games 2011, Asian Games 2018, Musi Triboatton, Turnamen Sepak Bola Internasional, Beach Volley se Asia Pasifik, Asian Triathlon 2017.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (ketiga kanan) menyerahkan obor api Asian Games 2018 kepada Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (kanan) disaksikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kedua kanan), Ketua Umum Inasgoc Erick Thohir (kedua kiri) dan Ketua Panitia Pelaksana Daerah Asian Games 2018 Palembang Muddai Madang (kiri) saat pawai obor api Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (4/8/2018). Obor api Asian Games 2018 tersebut dibawa mengelilingi kota Palembang dan menyusuri Sungai Musi, selanjutnya akan menuju sejumlah kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (ketiga kanan) menyerahkan obor api Asian Games 2018 kepada Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (kanan) disaksikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kedua kanan), Ketua Umum Inasgoc Erick Thohir (kedua kiri) dan Ketua Panitia Pelaksana Daerah Asian Games 2018 Palembang Muddai Madang (kiri) saat pawai obor api Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (4/8/2018). Obor api Asian Games 2018 tersebut dibawa mengelilingi kota Palembang dan menyusuri Sungai Musi, selanjutnya akan menuju sejumlah kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan.
"Bahkan, rencananya Sumsel juga akan menjadi lokasi penyelenggaraan ajang balap motor bergengsi Moto GP. Di sisi lain, Palembang juga telah memiliki infrastruktur pendukung berupa Stadion Jakabaring," lanjutnya.

Adapun saat ini fasilitas yang ada di Jakabaring sudah sangat memadahi untuk digunakan sebagai arena olah raga kelas internasional.

Stadion Jakabaring sendiri memiliki beberapa arena, antara lain Stadion Gelora Sriwijaya, Stadion Lapangan Tenis Bukit Asam, Stadion Atletik, Stadion Akuatik, Gedung GOR Ranau (badminton), Gedung GOR Dempo (senam), Arena Baseball dan Softball, Stadion menembak, Arena Ski Air, Arena Voli Pantai, Arena Panjat Dinding, Arena Sepatu Roda, Arena Petanque, Arena Bowling, Sirkuit International Jakabaring (dalam proses).

Kawasan ini pun dilengkapi fasilitas pendukung seperti Wisma Atlet dan Gedung Sport Science.

Pengunjung menikmati pemandangan danau Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Pengunjung menikmati pemandangan danau Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan.
"Oleh karena itu, sebagai tindak lanjut di perguruan tinggi pariwisata setempat yakni Poltekpar Palembang akan mulai dirintis pembentukan Center of Excellence Sport Tourism Indonesia.
Di Poltekpar Palembang nanti akan kita buat khusus center of excellence sport tourism untuk Indonesia yang dikembangkan di Sumatera Selatan," kata Arief.

Ia berharap, langkah ini dapat membuat Sumatera Selatan menjadi salah satu destinasi wisata menarik yang dilirik wisatawan dalam maupun luar negeri.

“Konsep wisata olahraga merupakan ide cemerlang untuk menggali potensi pariwisata. Terlebih bila diikuti dengan digital. Bisnis sekarang dengan value terbesar adalah bisnis digital,” pungkasnya. (*)




Close Ads X