KLHK Bentuk Tim Terpadu Bedah Opsi Penutupan Pulau Komodo

Kompas.com - 07/02/2019, 10:06 WIB
Wisatawan menikmati pemandangan saat senja di atas bukit di Gili Lawa Darat di Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Selasa (29/8). Selain alam lautnya, pesona darat di kawasan ini juga menjadi daya tarik wisatawan. KOMPAS/HERU SRI KUMORO Wisatawan menikmati pemandangan saat senja di atas bukit di Gili Lawa Darat di Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Selasa (29/8). Selain alam lautnya, pesona darat di kawasan ini juga menjadi daya tarik wisatawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK) RI berencana membentuk tim terpadu untuk melakukan kajian tentang kemungkinan penutupan sementara Pulau Komodo.

Patut digarisbawahi, Pulau Komodo berada dalam kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Rencana ini telah disepakati antara Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur, dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, pada Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Baca juga: Ini Komentar Menpar tentang Isu Penutupan TN Komodo

Usai dibentuk nanti, tim terpadu akan segera bekerja paling tidak sekitar Juli 2019.

Direktur Jenderal KSDAE, Wiratno menjelaskan bahwa semua pihak bersepakat bahwa TN Komodo merupakan situs warisan dunia yang harus benar-benar dikelola dengan prinsip kehati-hatian.

"Perlu dilakukan perbaikan tata kelola khususnya terkait dengan pengamanan dan perlindungan satwa komodo termasuk ketersediaan mangsanya, terutama rusa," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima KompasTravel.

Baca juga: Isu Ditutup, KLHK Sebut Wisatawan Tetap Bisa Liburan ke Taman Nasional Komodo

Nantinya, tim terpadu akan memberikan rekomendasi kepada KLHK mengenai TN Komodo melalui Direktorat Jenderal KSDAE pada bulan Agustus 2019, berdasarkan pertimbangan ilmiah dan kondisi tertentu.

Ranger atau jagawana di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/6/2011).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Ranger atau jagawana di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/6/2011).
Apabila tim terpadu merekomendasikan penutupan, paket wisata yang telanjur dipasarkan tetap dapat dilanjutkan selain di Pulau Komodo.

Dikutip dari Antara, rencana penutupan Pulau Komodo untuk tujuan wisata dapat dilakukan setelah adanya hasil dari tim terpadu, dan mulai berlaku per Januari 2020.

"Rencana penutupan memang hanya Pulau Komodo, jadi tidak semua kawasan TN Komodo,” tambah Wiratno.




Close Ads X