Kompas.com - 02/03/2019, 07:11 WIB

KOMPAS.com – Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta telah membangun Museum Pemadam Kebakaran pada1 Maret 2015 di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Tak hanya sebagai museum pertama, hingga saat ini museum tersebut juga disebut sebagai satu-satunya museum pemadam kebakaran di Indonesia.

Museum ini terletak di dekat pintu TMII dan menjadi satu dengan Pos Pemadam Kebakaran Sektor 9 Taman Mini Indonesia Indah yang aktif beroperasi.

Baca juga: 1 Abad Pemadam Kebakaran, Coba Datangi Museumnya di TMII

Kemarin, Jumat (1/3/2019) Kompas.com berkesempatan menyambangi museum Damkar tersebut dengan transportasi umum. Untuk menuju museum, Anda harus menuju pintu masuk TMII terlebih dahulu.

Kompas.com menggunakan Transjakarta. Halte terdekat dari TMII adalah Halte Taman Mini Garuda. Anda dapat berhenti di pintu 1 TMII untuk melanjutkan perjalanan menuju Museum Damkar TMII.

Saksofon tanjidor kuno jadi salah satu koleksi Museum Damkar yang ada di kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis (1/3/2019).Kompas.com/SHERLY PUSPITA Saksofon tanjidor kuno jadi salah satu koleksi Museum Damkar yang ada di kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis (1/3/2019).

Tak hanya Transjakarta, ada sejumlah rute KWK yang melintasi TMII, diantaranya KWK S 15A rute Ragunan - Taman Mini/Pinang Ranti, KWK T 01 rute Cililitan - Setu, dan KWK T 02 rute Cililitan - Cilangkap/Cipayung.

Anda juga dapat menggunakan Commuter Line atau KRL. Stasiun terdekat dari TMII adalah Stasiun Pasar Minggu. Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan KWK maupun ojek online menuju pintu gerbang TMII.

Kami tak dikenakan biaya untuk dapat masuk ke dalam museum. Kami hanya perlu membayar tiket masuk kawasan TMII sebesar Rp 20.000.

Untuk menuju museum dari pintu gerbang TMII kami menumpang kereta kelinci yang biasa digunakan pengunjung TMII untuk berkeliling kawasan. Tarifnya Rp 10.000 per orang. Anda juga dapat menyewa sepeda dengan tarif Rp 15.000 per jam atau ojek pangkalan dengan tarif Rp 15.000.

Mobil merek Isuzu yang diproduksi Jepang yang digunakan oleh Dinas Damkar DKI sejak tahun 1969 sampai sekitar tahun 2006.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Mobil merek Isuzu yang diproduksi Jepang yang digunakan oleh Dinas Damkar DKI sejak tahun 1969 sampai sekitar tahun 2006.
Dari luar museum ini tampak seperti pos pemadam kebakaran pada umumnya. Merah dan biru menjadi warna dominan dari bangunan dua lantai tersebut. Sejumlah kendaraan pemadam kebakaran tampak terparkir di halaman museum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.