Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/03/2019, 10:12 WIB
Editor Latief

Bukan hanya nilai transaksi sejak saat mereka datang ke restoran, tetapi juga dari media values yang didapat dari interaksi di media sosial dan situs onlinenya. Setiap posting yang dibuat oleh para tamu atau sering disebut user generated contents itu lebih dipercaya netizen daripada info resmi dari restoran itu sendiri.

"Testimoni positif mereka akan sangat kuat menyebar dan memengaruhi netizen lain untuk datang dan mencicipi makanan," ujar Arief.

Ketiga, lanjut Menpar Arief, dia berharap dekorasi, interior dan eksteriornya sekaligus digunakan untuk memperkenalkan Wonderful Indonesia. Minimal semacam papan dengan lampu neon yang bisa di-branding bersama dengan nuansa etnik khas Indonesia sehingga saat masuk restoran sudah serasa berada dalam ambience Indonesia, mulai Bali, Jawa, Lombok, Labuan Bajo, Danau Toba, Borneo, dan sebagainya.

“Kita akan promosikan bersama-sama di berbagai kanal media yang dimiliki Kemenpar, baik media digital maupun media konvensional sehingga semakin populer dan memberi benefit," ujar Arief yang mengaku berterima kasih kepada para pengelola dan pemilik restoran yang sudah gigih mempromosikan Indonesia selama ini.

Soal tempat, interior dan nuansa Indonesia, Menpar Arief mengakui sudah sangat bagus. Saat ini hanya tinggal diperkuat dengan branding Wonderful Indonesia yang juga sudah mendunia dan semakin kuat.

"Brand itu memiliki values, dan ketika brand itu dikoneksi, akan mengangkat keduanya. Saya akan bantu agar restoran Indonesia di Paris semakin maju," kata Arief.

Lulusan ITB Bandung, Surrey University UK dan Doktor Strategic Management di Unpad ini mengapresiasi semangat mereka yang berjuang membangun bisnis restoran di Paris. Dia sangat yakin orang Paris yang akan terbang ke Indonesia semakin banyak.

"Itu adalah market yang bagus, karena selama di Indonesia mereka selalu disuguhi aneka makanan dengan standar rasa Indonesia," ucap Menpar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+