Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/03/2019, 10:17 WIB
Editor Latief

Menurut Dadang, pengembangan destinasi pariwisata harus digarap serius. Karenanya, dalam Rakortek ini Kemenpar mengundang sekitar 198 Kepala Dinas Pariwisata di Wilayah Timur Indonesia. Mereka terdiri dari Bali, NTB, NTT, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional III Harwan Ekoncahyo menjelaskan, bahwa Rakortek terdiri dari dua segmen. Pertama, segmen diskusi yang dilakukan Selasa (12/3/2019), dan kedua segmen site visit pada Rabu (13/3/2019).

Segmen diskusi dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama membahas Kebijakan Pemasaran Pariwisata Nasional yang disampaikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ibu Rizki Handayani dan Nomadic Tourism oleh Tim Percepatan Nomadic Tourism Kementerian Pariwisata.

Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Bupati Sleman Sri Purnomo yang mengangkat tema Tata Kelola Destinasi Pariwisata Kabupaten Sleman, Bupati Gunungkidul dengan tema Tata Kelola Destinasi Kab. Gunungkidul, serta Bupati Klaten Sri Mulyani yang mengangkat tema Tata Kelola Destinasi Pariwisata Kabupaten Klaten.

Adapun sesi ketiga akan menghadirkan para pengelola desa wisata, seperti Joko Winarno, Direktur BUMDes Tirta Mandiri Desa Ponggok Klaten, Sugeng Handoko, Ketua Unit Usaha Pokdarwis Desa Nglanggeran dan Kholik, Ketua Pokdarwis Tebing Breksi, Desa Sambirejo.

"Pada sesi ketiga ini peserta disuguhi success story dari masing-masing inisiator desa wisata, terutama berbicara tantang cara sukses mereka menjadikan pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sesi ini dipandu oleh akademisi UGM Hendri Adji Kusworo," kata Harwan.

Pada hari berikutnya, peserta juga diajak melakukan observasi ke tiga lokasi, yaitu Umbul Ponggok di Desa Ponggok Klaten, Tebing Breksi Desa Sambirejo Sleman, dan Desa Nglanggeran Gunungkidul.

"Dari kunjungan ini diharapkan wawasan peserta makin terbuka, khususnya tentang tata kelola destinasi pariwisata di Desa Wisata. Dengan begitu, peserta akan terinspirasi dan mengimplementasikannya di daerah masing-masing," harap Harwan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan acungan jempol buat pelaksanaan Rakortek. Menpar mengatakan bahwa seluruh wilayah Indonesia punya potensi pariwisata yang sama besarnya, termasuk Indonesia Timur.

"Lewat Rakortek ini seluruh dinas pariwisata di Indonesia Timur kita harapkan mendapat gambaran jelas tentang cara mengelola pariwisata, termasuk dewa wisata yang sangat bermanfaat buat masyarakat," paparnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Travel Tips
Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Travel Tips
Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Travel Tips
Asyiknya Olahraga Sambil Nongkrong di Lapangan Sempur Bogor

Asyiknya Olahraga Sambil Nongkrong di Lapangan Sempur Bogor

Travel Promo
Wapres Ma’ruf Amin: Wisata Halal Ada di China dan Korea Selatan

Wapres Ma’ruf Amin: Wisata Halal Ada di China dan Korea Selatan

Travel Update
Penutupan Pekan Budaya Tionghoa 2023, Malioboro Dipadati Ribuan Pengunjung

Penutupan Pekan Budaya Tionghoa 2023, Malioboro Dipadati Ribuan Pengunjung

Travel Update
Jangan Salah, Wisata Halal dan Wisata Religi Ternyata Beda

Jangan Salah, Wisata Halal dan Wisata Religi Ternyata Beda

Travel Update
Surabaya Punya Lebih dari 900 Taman, Bisa Jadi Tempat Main Anak

Surabaya Punya Lebih dari 900 Taman, Bisa Jadi Tempat Main Anak

Travel Update
Situ Cipondoh, Sydney Opera House-nya Tangerang yang Harus Dijaga

Situ Cipondoh, Sydney Opera House-nya Tangerang yang Harus Dijaga

Jalan Jalan
Cara Menghitung Pajak Barang Bawaan dari Luar Negeri, Cek Simulasinya

Cara Menghitung Pajak Barang Bawaan dari Luar Negeri, Cek Simulasinya

Travel Tips
Cara Daftar dan Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Bikin Visa Jepang

Cara Daftar dan Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Bikin Visa Jepang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+