Kompas.com - 18/03/2019, 15:11 WIB
Poster Shake Shake Fries keluaran McDonalds Hong Kong dengan rasa ramen instan sebagai varian terbarunya. McDonalds Hong KongPoster Shake Shake Fries keluaran McDonalds Hong Kong dengan rasa ramen instan sebagai varian terbarunya.

 

KOMPAS.com – Mi instan ibarat sudah menjadi makanan pokok dan digemari banyak kalangan. Malah, sejumlah produsen mi instan terus berlomba memikat konsumen dengan menghadirkan ragam inovasi rasa pada produknya.

Namun, terobosan unik justru dilakukan oleh McDonald's di Hong Kong. Baru-baru ini, restoran cepat saji yang terkenal dengan kentang gorengnya ini berkolaborasi dengan Nissin, produsen mi instan tertua di dunia.

Hasilnya, McDonald's meluncurkan french fries gaya baru dengan rasa ramen instan. Ada dua rasa yang ditawarkan dalam produk bernama shake shake fries ini, yakni rasa kaldu babi bawang putih (sejak 27 Februari) dan rasa minyak wijen yang dapat dibeli mulai 21 Maret mendatang.

Baca juga: Sejarah Pai Apel dari McDonalds yang Sudah Berusia 50 Tahun

Kentang goreng akan disajikan terpisah dengan bumbu perisanya, sehingga konsumen perlu mengocoknya di dalam paper bag hingga rata.

Tak hanya memproduksi kentang goreng gaya baru, kolaborasi McDonald's dan Nissin juga menjual set perlengkapan makan yang terdiri dari mangkuk besar dan piring berbahan keramik serta dua lembar kupon seharga total 20 dollar Hong Kong.

Demi memperoleh kentang goreng tadi, pengunjung tinggal meng-upsize pesanan. Kemudian, untuk mendapatkan set perlengkapan makan berbahan keramik, pengunjung perlu melakukan top up sebesar 98 dollar Hong Kong untuk memesan makanan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Travel Update
Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Travel Update
Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X