Menikmati Sunset dan Pasir Putih di Lamin Guntur Teluk Sumbang, Berau

Kompas.com - 20/03/2019, 11:08 WIB

Hanya memerlukan tempat tidur dan pewangi ruangan agar kenyamanan tidur semakin tercipta. Pihak Lamin Guntur juga menyediakan peralatan diving di area laut dengan pemandangan koral dan snorkeling untuk selam dangkal.

Wisatawan dan tamu Lamin bisa menikmati sunset setiap hari. Tamu juga bisa jogging di pantai dengan bentangan pasir putih di sepanjang bibir pantai. Gulungan ombak yang tinggi menambah daya tarik tersendiri bagi peselancar untuk menghabiskan waktu liburan.

Air laut dan pantainya yang bersih serta jauh dari permukiman penduduk menyajikan suasana tenang, damai dan nyaman bagi pengunjung. Selain itu, ada goa kelelawar di sisi kanan pantai.

Pemilik Lamin Guntur, Ronal Lolang mengatakan, tempat tersebut didirikan tahun 2017 dan setiap tahun jumlah kunjungan wisatawan ke selalu bertambah. Lamin Guntur dibangun untuk menarik wisatawan datang ke Teluk Sumbang. Lamin tersebut adalah persembahan cinta terdalam untuk istri Ronal Lolang, Ibu Pink, yang sudah tiada.

“Banyak wisatawan mancanegara dan domestik yang datang dan menginap di cottage ini. Sedangkan kalau warga lokal, juga banyak yang datang untuk menikmati sunset dan menikmati makan dan minum di cottagel. Lokasi restoran berhadapan langsung dengan laut,” kata Ronal.

Meski sangat cantik dan nyaman, namun ada kendala yang harus dihadapi wisatawan di Lamin Guntur. Ronal mengaku, kendala yang dihadapi pihaknya dan pengunjung hotel yakni ketiadaan jaringan telekomunikasi atau ponsel. Wisatawan benar-benar kesulitan untuk mengakses internet dan menelepon.

Ronal berharap, para pengusaha provider mau memasang menara dan perangkat Base Transceiver Station atau BTS untuk jaringan telekomunikasi seluler dan internet.

Keindahan bawah laut Teluk Sumbang di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. ARSIP LAMIN GUNTUR Keindahan bawah laut Teluk Sumbang di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
“Di sini memang tidak ada jaringan, tapi nyaman. Wisatawan harus siap tidak memiliki sinyal ponsel selama beberapa waktu, namun itu juga menyenangkan, sehingga proses wisatanya semakin terasa,” katanya.

Ronal berharap Pemerintah Kabupaten Berau dapat mengenalkan Kampung Teluk Sumbang kepada dunia. “Ini bukan hanya jadi kiblat wisata nasional, tapi juga bisa menjadi kiblat wisata internasional dan mengalahkan Pulau Derawan,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.