Kompas.com - 07/04/2019, 08:04 WIB
Kolam Renang Rooftop di Soko Langit Wonogiri. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaKolam Renang Rooftop di Soko Langit Wonogiri.

WONOGIRI, KOMPAS.com – Kolam renang rooftop atau yang berada di atap sebuah bangunan atau gedung memang menjadi primadona. Dari sana, keindahan panorama bisa dinikmati sambil berenang.

Biasanya kolam renang rooftop semacam ini ada di atap hotel-hotel yang menjulang tinggi di perkotaan. Namun, ternyata ada satu tempat di Wonogiri yang memiliki kolam renang seperti ini, meski jauh dari perkotaan.

Baca juga: Soko Langit, Infinity Pool ala Gunung Lawu

Kolam renang ini berada di Dusun Nglarangan, Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri, Jawa Tengah. Jaraknya menuju Soko Langit dari Kota Wonogiri adalah sekitar 46 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih 1,5 jam.

Jika ingin mengunjungi kola renang rooftop di Soko Langit, simak 4 tips berikut ini:

1. Aktifkan Google Maps dari Pom Bensin Slogohimo

Saat ini kemajuan teknologi membuat aplikasi penunjuk arah menjadi semakin canggih. Namun jika akan berkunjung ke Soko Langit, akan lebih baik jika mengaktifkan aplikasi penunjuk arah seperti Google Maps mulai dari Pom Bensin Slogohimo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu khususnya bagi pengunjung yang menempuh perjalanan dari Kota Surakarta atau Wonogiri. Jika langsung mengaktifkan Google Maps, ada kemungkinan malah akan diarahkan melewati rute yang tidak enak, meski lebih cepat.

Baca juga: 5 Tips Jika Ingin Naik Perahu Terbang di Soko Gunung, Wonogiri

Sementara rute paling enak untuk mencapai Soko Langit adalah terlebih dahulu melaju di jalan utama Wonogiri-Ponorogo sampai Pom Bensin Slogohimo. Barulah dari sini, aplikasi penunjuk jalan akan menunjukkan rute yang nyaman untuk dilalui sampai tujuan.

2. Datang Pagi Hari di Hari Kerja

Keberadaan kolam renang rooftop di Kabupaten Wonogiri memang menjadi daya tarik wisata. Banyak orang yang penasaran dengan kolam renang rooftop di Soko Langit, terlebih setelah fotonya banyak tersebar di media sosial.

Keindahan Kolam Renang Soko Langit dengan latar belakang Pergunungan Lawu Selatan.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Keindahan Kolam Renang Soko Langit dengan latar belakang Pergunungan Lawu Selatan.

Tentu hal itu membuat banyak orang yang berkunjung ke Soko Langit, terutama pada hari libur. Saat sedang ramai, maka berfoto menjadi aktivitas yang cukup sulit untuk dilakukan. Selain itu, kolam juga ramai seandainya ingin berenang.

Baca juga: Wonogiri Juga Punya Hutan Pinus yang Instagramable, Tertarik?

Sebaliknya jika berkunjung di waktu pagi pada hari kerja saat cukup sepi, maka aktivitas berfoto bisa dilakukan dengan leluasa. Bahkan, berkunjung di sini saat sepi seolah kolam renang rooftop ini menjadi milik pribadi.

3. Bawa Baju Ganti dan Kamera

Berkunjung ke kolam renang rooftop di Soko Langit akan sangat disayangkan jika tidak menjajal untuk berenang di sana. Berenang sembari menikmati panorama pegunungan Lawu Selatan benar-benar tidak ada duanya.

Panorama Pergunungan Lawu Selatan dari Gardu Pandang Soko Langit, Bulukerto, Wonogiri.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Panorama Pergunungan Lawu Selatan dari Gardu Pandang Soko Langit, Bulukerto, Wonogiri.
Oleh karena itu, jangan lupa untuk membawa perlengkapan untuk berenang, termasuk baju ganti. Fasilitas untuk mandi dan ganti baju juga sudah lengkap tersedia di Soko Langit sehingga tidak perlu khawatir mengenai tempat berganti baju.

Baca juga: Watu Cenik, Spot Asyik Menikmati Wonogiri dari Ketinggian

Selain itu, keindahan yang tersaji di Soko Langit juga sayang kalau tidak sampai diabadikan. Terlebih saat pengunjung cukup sepi, aktivitas berfoto seolah menjadi hal wajib untuk memunculkan kesan private pool dengan panorama yang tiada duanya.

4. Tetap Menjaga Kebersihan

Meski Soko Langit merupakan wisata buatan dengan fasilitas yang cukup lengkap, kebersihan harus tetap dijaga oleh setiap pengunjung. Contohnya saat makan atau minum, hendaknya kemasan dibuang di tempat sampah yang disediakan.

Kebersihan kolam renang juga harus tetap dijaga. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah tidak buang air kecil saat berenang. Telah tersedia toilet yang bisa digunakan untuk buang air dengan kondisi yang cukup baik.

Tentu buang air kecil di kolam renang merupakan perbuatan tidak terpuji. Selain mengotori kolam, tindakan itu juga merugikan orang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.