Produk Kerajinan Khas Aceh Utara Dipamerkan di Inacraf 2019

Kompas.com - 15/04/2019, 21:08 WIB
Perhiasan tembaga etnik dari Garnis Perhiasan Tradisional, yang dipamerkan pada INACRAFT 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (27/4/2018).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Perhiasan tembaga etnik dari Garnis Perhiasan Tradisional, yang dipamerkan pada INACRAFT 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (27/4/2018).

LHOKSUKON, KOMPAS.com - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Utara akan memamerkan sejumlah kerajinan tradisional Aceh dalam  The 21st Jakarta Internasional Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2019, pada 24-28 April 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat.

Ketua Dekranasda Aceh Utara, Cut Ratna Irawati dalam keterangan tertulis, Senin (15/4/2019) menyebutkan produk unggulan daerah yang dipamerkan berupa tas Aceh, peci border, kain bordir dan sejumlah aksesosis khas Aceh.

“Kita pamerkan juga kain kasab Aceh Utara, ada juga aneka perhiasan mulai motif rencong, dan lain sebagainya, hasil perajin di Kampung Pande, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara,” katanya.

Dia menyebutkan, produk usaha kecil menengah yang dipamerkan itu secara kualitas sudah diakui masyarakat internasional.

Pasalnya, produk itu sudah dijual ke sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Amerika.

Ketua Dekranasda Aceh Utara, Provinsi Aceh, Cut Ratna Irawati. KOMPAS.com/MASRIADI Ketua Dekranasda Aceh Utara, Provinsi Aceh, Cut Ratna Irawati.
“Dari acara ini, kami berharap produk kerajinan Aceh Utara semakin dikenal, pada akhirnya akan mensejahterakan perajin,” kata Cut Ratna Irawati.

Dia memaparkan, hasil kerajinan dengan kualitas kontrol yang ketat menjadi salah satu kebanggaan perajin Kabupaten Aceh Utara. “Bagi penggemar kain dan souvenir, silakan kunjungi stan kami di JCC,” katanya.

Sekadar diketahui, Inacraft pertama kali dihelat tahun 1999 dengan 120 stand. Tahun ini pameran itu diikuti 1.300 stand dari berbagai daerah di Tanah Air. (*)



Close Ads X