Kompas.com - 03/07/2019, 14:06 WIB
Keindahan matahari terbenam di Puncak Gunung Kunir, Purworejo. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAKeindahan matahari terbenam di Puncak Gunung Kunir, Purworejo.

Berada di ketinggian sekitar 975 mdpl menjadikan tidak ada penghalang untuk memandang ke arah barat. Matahari terbenam pun menjadi salah satu atraksi wisata yang tersaji di Gunung Kunir Purworejo.

Matahari terbenam bukan hanya satu-satunya pemandangan yang bisa diabadikan melalui satu frame foto. Saat musim kemarau antara Juni-September ketika matahari ada di belahan bumi utara, gunung Sindoro-Sumbing juga akan turut terabadikan bersama dengan sunset.

Baca juga: Waduk Cengklik, Tempat Menanti Keindahan “Sunset” Terbaik di Boyolali

Saat cuaca cerah, kedua gunung di sebelah barat laut Gunung Kunir itu tampak menjulang tinggi ke angkasa. Keberadaannya selain menghias foto lanskap matahari terbenam juga pas untuk dijadikan latar belakang.

Sore hari yang teduh ditemani embusan angin sejuk Pegunungan Menoreh merupakan momen mendamaikan yang bisa didapatkan di puncak Gunung Kunir Purworejo. Suasanai itu seolah menghilangkan rasa lelah dan penat seketika.

Matahari akan terbenam sekitar pukul 17.20 WIB. Meski demikian, datang sejak pukul 16.00 WIB merupakan keputusan yang tepat agar lebih puas menikmati suasana mendamaikan di puncak Gunung Kunir.

Cocok pula untuk menikmati sunrise

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemandangan terbuka ternyata juga tersaji di sisi timur. Itu menjadikan Gunung Kunir sebagai tempat yang pas bagi mereka pemburu keindahan momen matahari terbit. Selain sunrise, Gunung Merapi dan Merbabu juga mempercantik panorama di ufuk timur.

Hamparan Pegunungan Menoreh sebelah timur juga terlihat begitu indah dari Puncak Gunung Kunir. Tampak puncak-puncak tertinggi lain, mulai dari Puncak Suroloyo, Gunung Trajumas, dan Gunung Ayam-ayam.

Gunung Merapi (kanan) dan Merbabu (kiri) Dilihat dari Gunung Kunir Purworejo.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Gunung Merapi (kanan) dan Merbabu (kiri) Dilihat dari Gunung Kunir Purworejo.

Jika ingin menyaksikan matahari terbit, musim kemarau merupakan waktu yang pas. Selain kemungkinan ufuk timur tidak terhalang awan, posisi matahari juga agak ke utara. Sementara ketika musim hujan, sunrise akan terhalang oleh barisan pegunungan sebelah selatan.

Mereka yang ingin menyaksikan sunrise juga bisa berkemah di puncak Gunung Kunir ini. Puncaknya yang datar bisa menampung beberapa tenda. Langit malam penuh bintang akan menjadi bonus pemandangan yang bisa dinikmati ketika berkemah.

Baca juga: Ingin “Nyunset” di Bukit Widodaren Wonogiri? Simak 6 Tipsnya

Saat KompasTravel berkunjung pada Sabtu (29/06/2019) kemarin, tidak ada biaya masuk yang harus dibayar. Selain area parkir, tidak ada fasilitas lain. Jika ingin ke toilet, mushalla, atau warung pengunjung harus kembali ke desa terdekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.