Jalur Pendakian Ditutup, Ini 5 Tempat Wisata Alternatif untuk Menikmati Gunung Slamet

Kompas.com - 09/08/2019, 16:22 WIB
Gunung Slamet dengan puncaknya yang mengeluarkan asap dilihat dari Gunung Sindoro dengan lenza zoom. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAGunung Slamet dengan puncaknya yang mengeluarkan asap dilihat dari Gunung Sindoro dengan lenza zoom.

KOMPAS.com – Status Gunung Slamet dinaikkan menjadi waspada sejak Jumat (9/8/2019) pagi. Kepala PVMBG Kasbani saat konferensi pers di Kantor PVMBG menjelaskan, alasan kenaikan status Gunung Slamet dikarenakan terjadi aktivitas vulkanik cukup tinggi sejak bulan Juli 2019 hingga saat ini.

Terkait dengan statusnya yang waspada, PVMBG merekomendasikan kepada masyarakat atau pendaki untuk tidak mendekati kawah dengan radius 2 kilometer.

Baca juga: Status Gunung Slamet Waspada, 80 Pendaki Dievakuasi

Namun tenang saja, menikmati Gunung Slamet tak harus dengan mendakinya. Kamu masih bisa memandangi gunung dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini dari kejauhan. Berikut ini beberapa alternatif tempat wisata yang bisa kamu kunjungi di sekitar kawasan Gunung Slamet:

1. Kutabawa Flower Garden

Keindahan Taman Bunga Kutabawa dengan warna-warni kembangnya.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Keindahan Taman Bunga Kutabawa dengan warna-warni kembangnya.

Salah satu tempat hits di Purbalingga adalah Kutabawa Flower Garden. Lokasi ini merupakan wisata berupa taman bunga yang cukup populer dan instagramable.

Jaraknya sekitar 8,8 km dari Gunung Slamet.

Taman Bunga Kutabawa secara administratif berada di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah.

Beberapa hal yang bisa dinikmati wisatawan ketika berkunjung kemari adalah pemandangan taman bunga beraneka warna yang menyatu dengan kesejukan suasana kaki Gunung Slamet.

Beberapa spot foto juga bisa digunakan para wisatawan untuk menambah keelokan feed instagram mereka.

Dari sini wisatawan juga bisa menikmati pemandangan Gunung Slamet yang tampak menjulang di sisi barat.

2. Objek Wisata Baturaden

Kebun Raya Baturraden di kawasan wisata Baturaden, Purwokerto, Jawa TengahKOMPAS.com/NAZAR NURDIN Kebun Raya Baturraden di kawasan wisata Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah

Saat kamu berkunjung ke Baturaden, Gunung Slamet adalah salah satu pemandangan yang bisa kamu temui. Jaraknya dengan Gunung Slamet sekitar 6,5 km.

Baturaden berlokasi di Purwokerto Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Di tempat ini wisatawan bisa menikmati wisata alam sekaligus aneka rupa atraksi wisata lain.

Baca juga: Status Gunung Slamet Naik Waspada, BPBD Minta Masyarakat Tetap Tenang

Saat di Baturaden, wisatawan bisa menikmati keindahan alam seperti air terjun, sungai dan aneka rupa tumbuhan.

Selain itu, wisatawan bisa mendatangi Kebun Raya Baturaden untuk melihat aneka ragam spesies binatang dan tumbuhan.

Miniatur dunia juga bisa dilihat di sini. Patung selamat datang Bundaran HI, Merlion Singapura, serta patung Liberty adalah beberapa miniatur yang bisa dilihat para pengunjung.

3. Lembah Asri

Lembah Asri Desa Serang, di Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah.ARSIP HUMAS POLRES CILACAP Lembah Asri Desa Serang, di Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah.

Lokasi tempat wisata ini berada di Desa Wisata Serang, Purbalingga, Jawa Tengah. Tepatnya berada di jalur alternatif Banyumas-Pantura, atau sekitar 45 menit dari pusat kota.

Jarak dengan Gunung Slamet sekitar 8,5 km.

Saat berada di Lembah Asri, pengunjung bisa mencoba banyak wahana menarik seperti high rope, flying fox, ATV bike, hingga kereta odong-odong.

Selain itu, wisatawan bisa pula menikmati keindahan kebun teh sambil diantar oleh kuda-kuda jinak yang disediakan.

Baca juga: Status Gunung Slamet Waspada, 80 Pendaki Dievakuasi

Mengayuh perahu menyusuri embung juga bisa dilakukan wisatawan saat datang ke Lembah Asri. Hawa yang sejuk lantaran lokasi ini berada di kaki Gunung Slamet makin menjadikan wisatawan betah untuk berlama-lama di sana.

4. Pemandian Air Panas Guci

Kawasan Guci di Jawa Tengah yang dikelilingi pegunungan.SHUTTERSTOCK/JUST FA Kawasan Guci di Jawa Tengah yang dikelilingi pegunungan.
Desa Guci yang berada di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menjadi destinasi wisata yang menawarkan pemandian air panas. Jaraknya dengan Gunung Slamet sekitar 5,5 km.

Salah satu objek wisata pemandian air panas adalah Pancuran 13.

Hawa Desa Guci yang berada di Kaki Gunung Slamet yang dingin, sangat cocok untuk wisatawan menikmati hangatnya berendam di air hangat Pancuran 13.

Nama tempat wisata ini adalah Pancuran 13 dikarenakan terdapat pancuran sebanyak 13 di sana. Air panas di Pancuran 13 tidak berbau belerang, namun dipercaya juga berkhasiat mampu menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

5. Bermain Air di Owabong

Pengunjung menikmati wahana pantai bebas tsunami yang ada di Obyek Wisata Air Bojongsari (Owabong) Purbalingga, Jawa Tengah.ARSIP OWABONG Pengunjung menikmati wahana pantai bebas tsunami yang ada di Obyek Wisata Air Bojongsari (Owabong) Purbalingga, Jawa Tengah.

Objek Wisata air Bojongsari (Owabong) merupakan objek wisata yang menawarkan paket wisata lengkap. Beberapa tempat wisata yang bisa dinikmati adalah wahana permainan berupa kolam renang, arena gokart, waterboom dan wahana air lainnya.

Lokasi wisata Owabong, tepatnya berada di Bojongsari Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 19,1 km dari Gunung Slamet.

Dulunya, lokasi Owabong merupakan sebuah lahan peninggalan Belanda yang kemudian dipugar dan dikembangkan sejak 2004.

Owabong berada di dataran tinggi yang berdekatan dengan Gunung Slamet, sehingga ketika datang kemari wisatawan bisa menikmati bermain air disertai hawa sejuk yang berhembus di kawasan ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X