Kompas.com - 29/08/2019, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Kecenderungan untuk berkemas sebanyak mungkin saat perjalanan sering terjadi, tetapi hasilnya adalah muatan koper semakin banyak dan seringkali denda besar untuk membayar beratnya barang bawaan ke maskapai.

Jadi mempelajari cara mengemas dengan cepat adalah keterampilan yang penting jika berencana melakukan banyak perjalanan.

Dalam masalah pengemasan ini, ada beberapa trik sederhana yang dapat diikuti untuk menghindari muatan tas yang berlebihan.

Berikut lima tips yang dapat membantu dalam urusan mengemas barang untuk perjalanan dengan cepat dan aman.

IlustrasiiStockphoto/Jacob Ammentorp Lund Ilustrasi

1. Menuliskan barang yang dibutuhkan dalam daftar

Kebanyakan pelancong berpengalaman akan memberikan tips bahwa membuat daftar adalah satu-satunya hal terbaik yang dapat dilakukan saat berkemas.

Hal tersebut sangat baik untuk merencanakan barang apa saja yang harus dikemas dan berkomitmen pada apa yang telah ditulis dalam daftar yang telah dibuat.

Banyak orang tergoda untuk melihat isi lemari pakaian dan mengeluarkan semua hal yang mungkin akan diperlukan, tetapi metode pengemasan ini lebih sering menghasilkan koper yang terlalu penuh.

Ilustrasi koper barang bawaan di bandara.SHUTTERSTOCK Ilustrasi koper barang bawaan di bandara.

2. Memperkirakan ukuran tas atau koper dengan mempertimbangkan perjalanan

Jika koper dirasa cukup berat dan memiliki pakaian yang cukup berat dan harus tetap dibawa maka coba lah kenakan pakaian tersebut.

Meskipun bukan solusi yang paling nyaman, terutama jika berada dalam perjalanan jangka panjang, ini dapat membantu mengurangi beratnya tas atau koper kita.

Banyak orang sering melakukan ini dengan pakaian terberat yang mereka miliki, seperti mantel panjang atau sepatu bot.

Perlengkapan kamar mandi hotel.Dok. Trip Advisor Perlengkapan kamar mandi hotel.

3. Mengandalkan fasilitas hotel

Bagi kita yang menyukai kenyamanan, mungkin ide yang bagus untuk membawa semua produk kamar mandi yang biasa kita gunakan di rumah.

Namun, jika ingin mengemas barang dengan cepat, kamu dapat mengandalkan perlengkapan yang akan didapatkan di hotel. Kamu bisa menggunakan perlengkapan mandi.

Shampo di hotel mungkin tidak terlalu ideal untuk rambut seperti shampo yang ada di rumah tetapi perlengkapan mandi sering kali merupakan bagian terberat dari koper.

Ilustrasi Sepatu Gunung yang dipakai Pendaki.SHUTTERSTOCK/MY GOOD IMAGES Ilustrasi Sepatu Gunung yang dipakai Pendaki.
4. Membawa sedikit sepatu

Sepatu mungkin adalah barang paling tebal di tas atau koper mana pun. Semakin sedikit sepatu yang bisa dibawa, maka akan menjadi semakin baik.

Sebagian besar wisatawan pastinya tidak ingin sampai ke tujuan dengan menyadari telah membawa sepasang sepatu tipis dan tidak nyaman untuk dipakai.

Cukup dengan membawa sepasang sepatu bagus yang paling nyaman dan sepasang sandal jepit. Cocokkan juga dengan tujuan dan cuaca tempat yang ingin dikunjungi.

Barang-barang bawaan untuk pergi berwisata.Dok. Pixabay / stux Barang-barang bawaan untuk pergi berwisata.
5. Berbagi barang bawaan dengan teman perjalanan

Cara ini hanya berlaku saat sedang bepergian dengan orang lain. Jika kita merencanakan untuk bepergian dengan orang lain, luangkan waktu sebelum mulai berkemas untuk mencari barang apa yang dapat dibagikan. Dengan begitu, kita dapat membuat tas atau koper menjadi lebih ringan.

Tentunya tidak perlu membagikan semua barang, tetapi ada beberapa item yang hanya perlu dibawa oleh salah satu dari teman perjalanan. Jika tinggal di ruangan yang sama, kita hanya perlu membawa satu barang yang dapat digunakan untuk bersama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Travel
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesona Danau Pading, Bekas Tambang yang Jadi Wisata di Babel

Pesona Danau Pading, Bekas Tambang yang Jadi Wisata di Babel

Jalan Jalan
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Terbaru Umbul Ponggok Klaten

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Terbaru Umbul Ponggok Klaten

Travel Tips
Sederet Promo The Jungle Waterpark Bogor Spesial Edisi HUT Ke-77 RI

Sederet Promo The Jungle Waterpark Bogor Spesial Edisi HUT Ke-77 RI

Travel Promo
Promo Ulang Tahun Tiket.com, Ada Diskon sampai Rp 1,1 Juta

Promo Ulang Tahun Tiket.com, Ada Diskon sampai Rp 1,1 Juta

Travel Promo
Pengalaman Nikmati Kuliner di Marawa Beach Club, Wisata Baru di Padang

Pengalaman Nikmati Kuliner di Marawa Beach Club, Wisata Baru di Padang

Jalan Jalan
Gunung Raung Sempat Meletus, Pendakian Ditutup Saat 17 Agustus 2022

Gunung Raung Sempat Meletus, Pendakian Ditutup Saat 17 Agustus 2022

Travel Update
Ekspedisi Bengawan Solo di Lamongan Disambut Gelaran Jazz Festival

Ekspedisi Bengawan Solo di Lamongan Disambut Gelaran Jazz Festival

Jalan Jalan
Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Travel Update
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Travel Update
Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Travel Update
Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Travel Update
Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Travel Update
Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Travel Update
Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.