Dampak Kabut Asap, Hotel-hotel Pekanbaru Merugi

Kompas.com - 17/09/2019, 06:47 WIB
Kabut asap pekat dengan jarak pandang sekitar 300 meter di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019). KOMPAS.COM/IDON TANJUNGKabut asap pekat dengan jarak pandang sekitar 300 meter di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru, Riau berdampak pula pada bisnis perhotelan di Pekanbaru.

Baca juga: Kabut Asap Riau, Daftar Penerbangan Lion Air yang Ditunda dan Dibatalkan

“Dampak asap langsung terasa di segi bisnis. Beberapa hari yang lalu koran lokal dalam headline-nya menulis kalau pendapatan hotel-hotel di Pekanbaru menurun puluhan juta perhari, itu memang benar,” ungkap Mahesa Perdana, Sales & Marketing Executive Hotel Amaris Pekanbaru kepada Kompas.com saat dihubungi Senin (16/09/2019).

Ia menyatakan bahwa dampak asap sudah dirasakan pada Agustus bulan lalu. Asap di Pekanbaru, Riau, hingga saat ini juga masih tebal dan tidak membaik.

Dampak dirasakan seluruh hotel di Pekanbaru dan disampaikan saat diskusi Persatuan Hotel Republik Indonesia untuk kawasan Pekanbaru.

“Asap hingga saat ini masih tebal dan tidak ada perubahan. Kalau segi bisnis pendapatan hotel sudah turun dari bukan Agustus. Dari bulan lalu turunnya perlahan,” paparnya.

Ia menuturkan bahwa penurunan pendapatan tersebut dirasakan oleh semua hotel di Pekanbaru.

"Di rapat Persatuan Hotel Republik Indonesia untuk Pekanbaru hal itu menjadi keluhan seluruh hotel yang ada di sini,” lanjut Mahesa.

Pemasukan yang didapat di hotel, lanjutnya, menurun drastis. Ada banyak pembatalan kamar yang terjadi karena beberapa penerbangan ke Pekanbaru ditutup sementara.

“Pendapatan menurun hingga 50 persen bahkan pemasukan yang didapat hanya mencapai 30 persen dari target. Semua itu dampak dari asap kebakaran, lalu banyak kamar hotel yang dibatalkan,” ungkapnya.

Selain itu, ada pula event nasional maupun perusahaan yang harus dibatalkan. Begitu pula rencana wisatawan yang ingin berwisata di Pekanbaru.

"Ada yang kemarinnya sudah deal namun pada hari H dibatalkan karena asap. Lalu juga ada tamu-tamu yang ingin berwisata di Pekanbaru haris terpaksa dibatalkan karena asap yang tebal,” paparnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X