Kisah Don Hasman, dari Fotografi hingga Tips Petualangan

Kompas.com - 13/10/2019, 16:00 WIB
Fotografer Don Hasman berpose di Kawah Wurung, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (5/5/2016). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGFotografer Don Hasman berpose di Kawah Wurung, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (5/5/2016).


JAKARTA, KOMPAS.com - Don Hasman terlihat bersemangat ketika membagikan membagikan cerita kepada generasi milenial tentang pengalaman fotografi sekaligus menjelajah Indonesia dan dunia di acara talkshow bertajuk ‘Mountaineering Talkshow’ di Atrium Mall Taman Anggrek, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Laki-laki berumur 79 tahun ini bercerita tentang kecintaannya terhadap dunia fotografi yang dimulai saat umur 11 tahun.

“Saya itu kalau ditanya duluan motret apa naik gunung itu ya jawabannya duluan motret, saya motret pertama tahun 1951 umur 11 tahun, terus mulai jalan-jalan itu tahun 1953, nah baru naik gunung tahun 1961,” kata pria yang akrab disapa Om Don ini kepada para peserta acara, Sabtu (12/10/2019).

Pria yang tak lagi muda ini kemudian melanjutkan ceritanya dengan bersemangat. Sosoknya yang sederhana membuat orang seakan membuat tak percaya bahwa ia sudah menjelajahi semua pelosok kabupaten dan desa di Indonesia.

Baca juga: Don Hasman, Sosok Sederhana Panutan Fotografer Indonesia

Selain itu, ia juga sudah mengganti paspor 11 kali yang menandakan dirinya sering bepergian ke luar negeri.

Om Don juga tak lupa membagikan motivasi kepada para peserta agar dapat bersemangat meraih cita-cita jika tertarik pada dunia fotografi sekaligus menjelajah alam.

“Motivasi saya pertama karena latar belakang yaitu demikian sulit saya memulainya, tahun 50 dulu fotografer masih sangat sedikit, bisa dihitung dengan jari, dan itu kebanyakan orang asing," kata laki-laki 7 Oktober 1940 ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Whats Hot
Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Promo Diskon
Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Whats Hot
Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X