Kompas.com - 04/11/2019, 18:19 WIB
Ilustrasi rel kereta api KOMPAS.com/NAZAR NURDINIlustrasi rel kereta api

"Tentunya kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam agenda wisata horror Jakarta Mystical Tour sudah melanggar ketentuan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah yang berlaku, dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api serta mengancam nyawa orang yang berada disekitarnya,"jelas Eva.

Untuk ke depan, PT KAI Daop 1 Jakarta melarang pihak penyelenggara untuk melakukan agenda wisata horror dengan memasukkan area jalur kereta api sebagai lokasi.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakuakan aktivitas di sekitar jalur rel. Mari sama-sama mewujudkan keselamatan perjalanan kereta api, karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelas Eva.

Konseptor dari Jakarta Mystical Tour, Ananda saat dihubungi Kompas.com, Senin (4/11/2019) mengatakan kejadian di perlintasan rel kereta api Bintaro pada Jumat (1/11/2019) bukan kecelakaan dan tidak ada korban jiwa karena peserta foto-foto didampingi oleh pemandu.

"Untuk saat ini program kita review  (evaluasi) dengan tidak lagi ada tempat-tempat seperti itu. Jadi belum sempat terjadi," kata Andan.

Baca juga: Kisah Lawang Sewu, Berjuang Demi Hilangkan Nuansa Mistis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.