Jakarta Mystical Tour Batalkan Tur ke-3 Setelah Kejadian di Rel Kereta Bintaro

Kompas.com - 04/11/2019, 21:59 WIB
ILUSTRASI Rel Kereta Api KOMPAS/Robert Adhi KspILUSTRASI Rel Kereta Api

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta Mystical Tour yang diselenggarakan oleh Biang Ovelander pada Jumat (1/11/2019) menimbulkan polemik.

Pasalnya beberapa peserta tur dikabarkan terluka akibat mengindari kereta yang lewat di perlintasan rel kereta Bintaro.

Rel kereta tersebut merupakan salah satu dari 10 destinasi yang menjadi rute perjalanan Jakarta Mystical Tour. Perlintasan rel kereta tersebut terkenal sebagai tempat kejadian Tragedi Bintaro 1987.

Baca juga: PT KAI Daop 1: Jakarta Mystical Tour Berbahaya dan Diselenggarakan Tanpa Izin

"Bukan kecelakaan dan tidak ada korban jiwa karena peserta foto-foto waktu itu diajak pemandu,” ujar konseptor Jakarta Mystical Tour, Ananda dihubungi Kompas.com, Senin (4/11/2019).

Pasca kejadian Jumat, Ananda mengatakan program sedang dievaluasi.

"Untuk saat ini program kita review dengan tidak ada lagi tempat-tempat seperti itu. Jadi belum sempat terjadi," jelas Ananda.

Sedangkan tur yang akan datang, Jumat (15/11/2019) disebutkan oleh Ananda dibatalkan.

"Kami akan review tujuan lokasi acara karena bahaya juga tidak hanya dari lokasi semacam itu, tetapi di tiap lokasi pun jika terjadi jika terjadi tekanan mental yang berlebihan dari dimensi lain bisa jadi hal membahayakan," jelas Ananda.

Walaupun ia menyebutkan, setiap tur Jakarta Mystical Tour ada ahli spiritual yang mendampingi.

"Tapi seringkali ada peserta yang menantang karena penasaran," pungkas Ananda.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X