LaCuisine Cooking Competition, Lomba Masak 724 Orang Digelar di Jakarta

Kompas.com - 15/11/2019, 13:30 WIB
Pesertta food carving di LaCuisine Cooking Competition 2018. Dok. SIAL InterfoodPesertta food carving di LaCuisine Cooking Competition 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Association of Culinary Professionals (ACP) bekerja sama dengan PT Kristamedia Pratama kembali menyelenggarakan LaCuisine Cooking Competition. Kontes memasak skala nasional ini memasuki tahun penyelenggaraan ke tiga.

Sama seperti tahun sebelum, LaCuisine Cooking Competition diselenggarakan bertepatan dengan SIAL Interfood Indonesia 2019, dari 13-16 November 2019 di Jakarta International Expo, Kemayoran.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Seputar Makanan Jepang

"Tujuan dari acara ini adalah untuk memaksimalkan skil dan kreatifitas dari semua koki di Indonesia. Kontes ini juga menjadi penilauan terhadap peningkatan culinary sains dan art (ilmu pengetahuan dan seni kuliner) di Indonesia," jelas President of Association of Culinary Professionals, Stefu Santoso sesuai siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (14/11/2019).

Stefu juga menyebutkan LaCuisine Cooking Competition menjadi wadah bagu para koki menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sekaligus menghormati nilai dari profesional dan dedikasi untuk membangun kuliner Indonesia.

Hasil karya peserta di LaCuisine Cooking Competition 2018Dok. SIAL Interfood 2018 Hasil karya peserta di LaCuisine Cooking Competition 2018

Ada 21 kelas dengan tema berbeda yang dipertandingkan di LaCuisine Cooking Competition. Tema kontes makanan Indonesia banyak diangkat tahun ini, seperti membuat jajanan pasar dari dasar, membuat tumpeng serta berbagai kompenennya, serta aneka sate nusantara.

Total ada 724 peserta yang ikut serta di LaCuisine Cooking Competition.

Sabir Mappakarya, Secretary General dari Association Culinary Professionals mengatakan jumlah peserta naik dibanding tahun lalu yang mencapai 500an orang.

Hasil masak peserta akan dinilai oleh para koki internasional. Terdiri dari 15 koki bersertifikat internasional, sembilan juri koki rokkie, dan 16 juri koki asal Indonesia.

Baca juga: Ini Kata Para Koki agar Kuliner Indonesia Bisa Mendunia

"Pentingnya acara seperti LaCuisine Cooking Competition ini adalah para chef khususnya yang muda mendapat feedback (masukan) dari juri. Ini yang membedakan LaCuisine Cooking Competition dengan yang lain," jelas Sabir.

Ia juga mengungkapkan penting bagi para koki muda untuk mendapat masukan dari para juri agar terus memperbaiki kemampuan memasak.

Bagi kamu yang ingin meilihat lomba memasak para koki ini dapat berkunjung ke LaCuisine Cooking Competition bertempat di Hall C1, Jiexpo Kemayoran.

Konsep open kitchen (dapur terbuka) dengan meja pamer makanan ditaruh di ruang terbuka langsung. Untuk jadwal atau tema lomba yang dapat ditonton dapat dilihat di situs resmi SIAL Interfood.

Baca juga: Ketika Koki Asal Turki Pergi ke Pasar, Apa Jadinya?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X