Lion Air Layani Penerbangan Perdana dari Lombok ke Jeddah

Kompas.com - 04/12/2019, 22:40 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air AirbusIlustrasi pesawat Lion Air

KOMPAS.com - Lion Air memulai layanan penerbangan umrah 1441 Hijriah pertama dari Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Jeddah, Arab Saudi, Rabu (4/12/2019).

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan,  penerbangan pertama dari Lombok Praya menggunakan nomor terbang JT-104.

"Pesawat lepas landas pada 13.15 WIT (dari Lombok) dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz (Jeddah) pukul 19.45 waktu setempat," kata Danang.

Pada penerbangan perdana, Lion Air menerbangkan 257 jamaah.

"Di tahap awal, frekuensi terbang tersedia satu kali dalam sebulan," kata Danang.

Baca juga: Lion Air Siapkan Hiburan di Pesawat untuk Penumpang

Namun, Lion Air memproyeksikan pertumbuhan perjalanan ibadah ke tanah suci dari NTB akan meningkat positif karena ada potensi penumpang jamaah umrah.

Oleh karena itu, pihaknya tetap optimis dan tidak menutup kemungkinan penambahan frekuensi penerbangan dapat dilakukan.

Menurutnya, pembukaan pasar umrah dari Lombok juga bagian ekspansi bisnis Lion Air, sekaligus menciptakan pemerataan konektivitas rute internasional dari Indonesia bagian tengah.

Jamaah umrah berada di kabin Airbus 330-900NEO.Lion Air Jamaah umrah berada di kabin Airbus 330-900NEO.
"Pelaksanaan umrah perdana tahun ini sebagai bentuk keseriusan Lion Air dalam mengakomodir dan memfasilitasi kebutuhan perjalanan ibadah," kata Danang.

"Lion Air berharap senantiasa mampu melayani jamaah dari Nusa Tenggara Barat dan sekitar dengan pelayanan terbaik," lanjutnya.

Baca juga: Lion Air Apresiasi Pramugara yang Layani Lansia di Pesawat

Danang melanjutkan, penerbangan umrah 2019 ditandai pengoperasian Airbus 330-900NEO, sebagai pesawat terbaru berbadan lebar (wide body).

Hal tersebut turut menandai Lion Air sebagai operator pertama di Asia Pasifik yang menggunakan pesawat jenis ini.

"Pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Lion Air guna memperkuat pengembangan bisnis penerbangan jarak jauh (long haul) yang memerlukan waktu tempuh lebih dari 13 perjalanan tanpa henti (nonstop)," katanya.

Baca juga: Tarif Bagasi Baru Maskapai Lion Air Group per 1 September 2019

A330-900NEO bertata letak lorong ganda dengan berkapasitas 433 kursi dengan kabin pesawat yang senyap.

Lalu ada desain baru kompartemen bagasi kabin yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan barang bawaan di kabin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X