Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/12/2019, 21:01 WIB

 

3. Perhatikan ukuran dan spesies

Perlu diketahui bahwa ukuran dan spesies juga berpengaruh dalam tips menghadapi ular di jalur pendakian. Menurut Aji, ukuran ular yang lebih kecil akan lebih susah ditangani daripada ukuran yang besar.

“Maka dari itu gunakan alat bantu,” tambahnya.

Ukuran ular yang kecil akan lebih mudah melakukan pergerakan dan ular terkesan lincah. Hal ini perlu diwaspadai guna merespon keberadaan ular di sekitar jalur pendakian.

4. Jika ular masuk ke tenda, jangan dibunuh

Tips keempat dari Aji, jika menemui ular yang masuk ke tenda, sebaiknya kita tidak membunuhnya. Bukan tanpa alasan, ular tersebut akan mengetahui jika dirinya terancam dan akan dibunuh. Hal ini justru akan memperburuk keadaan.

“Maka pindahkan dengan alat bantu dan bawa ke lokasi yang di luar area istirahat. Jangan dibunuh,” jelasnya.

Baca juga: Ciri-ciri Ular Berbisa dan Cara Pengobatannya Jika Tubuh Tergigit

5. Pahami informasi keberadaan ular dari pemandu

Sebelum mendaki gunung, sebaiknya kita mengetahui informasi adanya ular di gunung yang akan didaki. Hal ini bisa kita tanyakan pada pemandu atau porter yang sudah berulang kali mendaki gunung tersebut.

“Tanya ke pemandu guide atau porter soal ular yang ada di sana. Mereka tahu soal itu, karena sering melintasi jalur pendakian,” ujar Aji.

Hal ini diperlukan agar kita tidak lagi panik ketika bertemu ular tersebut di jalur pendakian, karena sudah tahu informasi dan cara menghadapinya.

Sekadar informasi, Yayasan Sioux Ular Indonesia merupakan sebuah organisasi non-profit dan non-pemerintah yang bermula dari lembaga studi ular di Indonesia. Yayasan ini berdiri pada tahun 2008 yang diprakarsai oleh empat aktivis pramuka.

Baca juga: Pengen Naik Gunung? 3 Tips Supaya Dapat Izin Orangtua

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+