Kompas.com - 31/12/2019, 21:58 WIB
Pagelaran wayang kulit yang dilakukan di Anjungan Jawa Timur sebagai salah satu hiburan perayaan tahun baru di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (31/12/2019). Pagelaran wayang kulit tersebut bercerita tentang Bedah Lokapala. KOMPAS.com/Nabilla TashandraPagelaran wayang kulit yang dilakukan di Anjungan Jawa Timur sebagai salah satu hiburan perayaan tahun baru di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (31/12/2019). Pagelaran wayang kulit tersebut bercerita tentang Bedah Lokapala.

KOMPAS.com - Pagelaran wayang kulit yang dilakukan di Anjungan Jawa Timur sebagai salah satu hiburan perayaan tahun baru di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, disiarkan secara live.

Jadi, apabila kamu tidak bisa datang ke TMII untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit ini, kamu tidak perlu khawatir.

Baca juga: Acara Tahun Baru di TMII, dari Campur Sari sampai Kembang Api

Pagelaran wayang kulit tersebut bercerita tentang "Bedah Lokapala". Kamu bisa menyaksikannya secara langsung melalui akun YouTube resmi milik Anjungan Jawa Timur dengan nama akun yang sama.

Pagelaran wayang tersebut dibawakan oleh dalang Ki Putut Puji Agusseno. Berdasarkan pantauan Kompas.com, pagelaran tersebut tidak hanya disaksikan oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak.

Salah satu pengunjung bernama Octavio sengaja membawa seluruh keluarga untuk melihat pertunjukan wayang tersebut. Pasalnya, sebagai orang Jawa Timur asli, dia merasa harus melihat pertunjukan tersebut.

"Saya datang bersama keluarga dan juga bawa anak-anak untuk mengedukasi mereka soal kesenian wayang kulit," kata Octavio saat ditemui Kompas.com di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (31/12/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Rela Menanti Kembang Api TMII dalam Guyuran Hujan

Octavio mengatakan bahwa selain menonton pertunjukan wayang kulit untuk mengedukasi anak-anak, tetapi juga sebagai bentuk rasa cintanya terhadap kesenian tersebut.

Pagelaran wayang kulit merupakan sebuah kesenian yang dapat dinikmati oleh semua umur. Tidak hanya sebagai sebuah kesenian semata, tetapi juga sebagai suatu hiburan tersendiri dengan berbagai macam cerita yang dipertontonkan melalui setiap wayang kulit yang digunakan.

Oleh karena itu, pagelaran wayang kulit juga dijadikan sebagai hiburan pengisi waktu luang di kala pengunjung TMII sedang menunggu pesta kembang api dimulai di Danau Arsipel Indonesia pukul 24:00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.