Kompas.com - 07/02/2020, 21:02 WIB
Sebanyak 53 negara, termasuk Indonesia, berkesempatan untuk mendapatkan e-visa secara mudah dan gratis ke Rusia. Mikhail JaparidzeSebanyak 53 negara, termasuk Indonesia, berkesempatan untuk mendapatkan e-visa secara mudah dan gratis ke Rusia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemegang paspor Indonesia masuk ke dalam 53 negara yang dimudahkan Pemerintah Rusia untuk berkunjung ke Negeri Beruang Merah mulai tahun depan.

Pasalnya, per 1 Januari 2021, Pemerintah Rusia memudahkan dan menggratiskan para pemegang paspor 53 negara tersebut untuk mengajukan visa elektronik (e-visa) ke Rusia.

Dilansir dari laman The Moscow Times, e-visa berdurasi selama 16 hari tersebut berlaku untuk rakyat Uni Eropa dan negara-negara di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Amerika Latin.

Baca juga: Cegah Wabah Virus Corona, Rusia Larang Kunjungan Pelancong dari China

Namun, pemegang paspor Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada belum bisa mendapatkan fasilitas e-visa karena tensi geopolitik.

"Keputusan untuk mencakup hanya beberapa negara tertentu ke dalam daftar ini didasarkan pada beberapa faktor, termasuk kebijakan visa mereka terhadap warga Rusia," ujar Wakil Menteri Luar Negeri Rusia pada sebuah wawancara, Kamis (6/2).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada tahap ini, belum akan ada perubahan pada daftar tersebut," imbuhnya.

Baca juga: Turis Rusia ke Indonesia Semakin Meningkat, Ini Destinasi Favoritnya

Kendati demikian, Rusia tidak menutup kemungkinan ketiga negara tersebut akan masuk ke dalam daftar e-visa gratis, selama dialog visa antara Rusia dan mereka kembali normal.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, berjanji memberikan e-visa pada wisatawan mancanegara mulai 2021. Aturan ini bertujuan untuk mengejar target 15,5 miliar dolar AS pendapatan pariwisata tahunan pada 2024.

Selama ini, para wisatawan mengeluhkan sulitnya mendapatkan visa sebagai salah satu halangan terbesar ke Rusia.

Baca juga: 7 Oleh-oleh Khas Rusia, dari Selendang sampai Makanan Luar Angkasa

Calon wisatawan Rusia disarankan mengajukan e-visa ke situs web Kementerian Luar Negeri Rusia empat hari sebelum kedatangan. Tidak perlu khawatir, pemohon e-visa tidak akan dikenakan biaya konsuler.

E-visa gratis dan mudah terbuka bagi khalayak dari negara-negara termasuk Tiongkok, India, Indonesia, Jepang, Mexico, Singapura, dan lain-lain.

Sejak 2017, pemegang paspor dari 18 negara bisa mendapatkan e-visa single entry untuk mengunjungi Distrik Federal Timur Jauh Rusia. Pada 2019, cakupan wilayah e-visa diperluas hingga ke St. Petersburg dan Kaliningrad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris Akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris Akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.