Turis Rusia ke Indonesia Semakin Meningkat, Ini Destinasi Favoritnya

Kompas.com - 17/01/2020, 10:02 WIB
Taman Ujung di Karangasem, Bali. KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI FTaman Ujung di Karangasem, Bali.


JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Rusia ke Indonesia terus mengalami peningkatan pada tahun 2019.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Rusia M Wahid Supriyadi, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan tersebut salah satunya karena adanya Festival Indonesia.

Festival Indonesia yang merupakan agenda tahunan, telah diselenggarakan sebanyak empat kali di Moskow.

Baca juga: Komodo Terus Memikat Turis, Kunjungan Turis Asing ke Labuan Bajo Naik

"Pada tahun 2016, ketika Festival Indonesia pertama diselenggarakan, jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung ke Indonesia sekitar 80.000. Sampai November tahun 2019, angkanya sudah mencapai 170.000," kata Wahid saat temu media di Gedung Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Ia mengaku bahwa Kementerian Pariwisata sendiri menetapkan target kunjungan wisman dari Rusia sebesar 167.000 orang pada tahun 2019.

Ia melanjutkan, wisman asal Rusia menyumbang jumlah tertinggi jika dibandingkan kunjungan wisman negara lainnya di kawasan Eropa.

Ia menambahkan berdasarkan data dari Bank Indonesia telah menyebut wisman Rusia sebagai wisman dengan jumlah pengeluaran terbanyak di Indonesia.

Wisman Rusia membelanjakan uang rata-rata 2.000 dollar AS per orang. Angka ini, lanjutnya, di atas wisman China yang membelanjakan 1.300 dollar AS per orang atau sekitar Rp 17,7 juta.

Turis Rusia di Satria Agrowisata, Jalan Raya Kintamani, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (6/9/2018). Di sini wisatawan dapat menemukan tempat ngopi sekaligus belajar seluk beluk kopi. KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Turis Rusia di Satria Agrowisata, Jalan Raya Kintamani, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (6/9/2018). Di sini wisatawan dapat menemukan tempat ngopi sekaligus belajar seluk beluk kopi.

Bali jadi destinasi wisata favorit

Menurut Wahid, wisman Rusia masih menyasar Pulau Bali sebagai destinasi wisata favorit mereka.

Tak hanya Bali, Wahid juga mengatakan bahwa Rusia tengah melirik Banyuwangi dan Manado sebagai destinasi wisata alternatif.

"Tapi memang untuk base-nya masih di Bali, dan mereka tinggal lama," tambahnya.

Baca juga: Kintamani Coffe Festival, Saatnya Kopi Jadi Daya Tarik Turis ke Bali

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sendiri tengah menyasar pasar Rusia. Wahid mengaku telah bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

"Saya kemarin ketemu Pak Menteri Wishnutama, dan setuju dengan perkataan Beliau yang menekankan sekarang kita lebih fokus quality untuk meningkatkan devisa. Karena percuma jika banyak tapi devisa kecil," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X