Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Australia Kenalkan Destinasi Wisata Selain Sydney dan Melbourne

Kompas.com - 03/05/2024, 19:07 WIB
Krisda Tiofani,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bicara soal Australia, Sydney dan Melbourne menjadi destinasi terfavorit bagi turis Indonesia.

Data ini didapat dari Tourism Australia dalam acara BCA Australia Travel Fair 2024 di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2024).

Berdasarkan data itu, sebanyak 61 persen turis Indonesia yang ke Australia memilih Sydney sebagai tujuan utamanya.

Dilanjutkan dengan Melbourne sebesar 27 persen dan Perth sebanyak 15 persen dari total turis Indonesia yang berlibur ke Australia.

Baca juga:

Menurut Andrew Hogg, Executive General Manager Eastern Market & Aviation, Tourism Australia, salah satu alasan banyak orang Indonesia memilih Perth adalah durasi penerbangan yang lebih singkat.

Hanya membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk penerbangan langsung dari Jakarta ke Perth.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Meski menjadi tujuan wisata favorit turis Indonesia sejak lama, Andrew mengatakan bahwa destinasi wisata Australia tidak terbatas pada tiga kawasan tersebut.

Baca juga: Pertama Kali Liburan ke Australia Barat, Ini Durasi yang Disarankan

"Kami ingin mengenalkan destinasi wisata Australia lebih banyak, seperti Brisbane, Hobart, dan Adelaide," kata Andrew kepada media usai pembukaan BCA Australia Travel Fair 2024.

Adelaide hingga Brisbane

Sejumlah destinasi wisata Australia selain Sydney dan Melbourne, dipromosikan melalui BCA Australia Travel Fair 2024 di Jakarta.

Ilustrasi pemandangan siang hari di Brisbane, AustraliaUnsplash/Alice Duffield Ilustrasi pemandangan siang hari di Brisbane, Australia

Tourism Australia menyiapkan promo tur Australia ke destinasi wisata tersebut untuk meningkatkan jumlah kunjungan.

"Kami bekerja sama dengan agen perjalanan dan menampilkan beragam destinasi wisata Australia baru," ujar Andrew.

Pariwisata Australia melihat tren berlibur sekaligus ke lebih dari satu negara dalam sekali perjalanan.

Baca juga:

Paket tur untuk maksimal ke tiga negara bagian Australia dalam satu perjalanan disiapkan dalam pameran ini.

"Kami mempromosikan negara bagian yang belum populer bagi turis Indonesia. Kami mengombinasikan destinasi wisata dari berbagai kota negara bagian," kata Andrew.

Tawarkan daya tarik berbeda

Menurut Andrew, setiap kota dan negara bagian Australia memiliki daya tarik wisata berbeda yang bisa dinikmati turis.

Melbourne, Australia.UNSPLASH/WAYNE YEW Melbourne, Australia.

Berbelanja di lorong kota Melbourne, menjelajahi pasar-pasar lokal di tiap negara bagian, hingga menikmati wisata ramah muslim yang sedang diunggulkan.

"Banyak aktivitas wisata yang bisa dilakukan di setiap destinasi. Mengelilingi kota Sydney, datang ke pantai-pantai, datang ke taman wisata, atau sekadar minum kopi di Melbourne," saran Andrew.

Baca juga:

Sementara di Brisbane, Queensland, wisatawan bisa mengeksplor Brisbane River City: menikmati pemandangan dari atas kapal hingga mengunjungi Lone Pine Koala Sanctuary.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com