Kompas.com - 25/02/2020, 19:39 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Hong Kong menetapkan pembatasan akses masuk bagi warga non-Hong Kong yang akan masuk dari Korea Selatan. Pembatasan ini dilakukan mulai Selasa (25/2/2020) pukul 06.00 waktu setempat.

Baca juga: Virus Corona di Daegu, Berikut Kontak dan Informasi Penting bagi Wisatawan Indonesia

Dilansir dari informasi di akun Instagram resmi Safe Travel Kementerian Luar Negeri Indonesia, @safetravel.kemlu, tertera bahwa otoritas Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) telah memberlakukan kebijakan pembatasan kunjungan bagi warga non-Hongkong yang datang dari Korea Selatan.

Baca juga: Tips Liburan ke Taiwan di Tengah Isu Virus Corona, Selalu Pakai Masker

Pembatasan ini juga berlaku untuk mereka yang telah berada di Korea Selatan dalam 14 hari terakhir. Pembatasan ini dilakukan sebagai respon untuk pencegahan penyebaran virus corona.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

PEMBATASAN KUNJUNGAN BAGI NON-WARGA HONG KONG DARI KOREA SELATAN UNTUK MASUK KE WILAYAH HONG KONG Sebagai respon terhadap merebaknya wabah corona virus disease (COVID-19) di Korea Selatan, otoritas Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) telah memberlakukan kebijakan pembatasan kunjungan bagi non-warga Hong Kong yang datang dari Korea Selatan dan/atau telah berada di Korea Selatan dalam 14 hari terakhir untuk masuk ke wilayah Hong Kong. Kebijakan pembatasan ini mulai diberlakukan terhitung sejak tanggal 25 Februari 2020 pukul 06.00 pagi WS. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengimbau Anda yang telah berada di Korea Selatan dalam 14 hari terakhir dan akan bepergian ke wilayah Hong Kong untuk menunda/menjadwalkan ulang penerbangan Anda hingga ada informasi lebih lanjut dari otoritas setempat. Bagi Anda yang mengalami permasalahan selama berada di Hong Kong dan/atau di Korea Selatan, dapat menghubungi hotline @kjri_hongkong di nomor: +852 6894 2799 dan hotline @kbri_seoul di nomor: +82 10 5394 2546. Apabila mengalami kondisi darurat, Anda dapat menekan fitur tombol darurat di dalam aplikasi Safe Travel yang dapat diunduh melalui App Store dan Play Store. #safetravelkemlu #negaramelindungi #hongkong #kjrihongkong #koreaselatan #kbriseoul #coronavirus #covid19 (Sumber Foto: france24.com)

Sebuah kiriman dibagikan oleh Safe Travel Kemlu (@safetravel.kemlu) pada 24 Feb 2020 jam 9:52 PST

Dalam imbauan dari Safe Travel tersebut, bagi WNI yang berada di Korea Selatan dalam 14 hari terakhir dan akan bepergian ke Hong Kong agar bisa menunda atau menjadwalkan ulang penerbangan hingga ada informasi lebih lanjut dari otoritas setempat.

Sebelumnya, dilansir dari Channel News Asia Kepala Keamanan Perbatasan Hong Kong, John Lee berkata bahwa Biro Keamanan Hong Kong akan mengeluarkan peringatan perjalanan tingkat merah karena perkembangan wabah yang dinilai cukup pesat di Korea Selatan.

Baca juga: 977 Kasus Positif, Kenapa Infeksi Virus Corona di Korea Selatan Meningkat Cepat?

Pembatasan perjalanan ini hanya berlaku bagi warga non-Hong Kong.

Bagi warga Hong Kong yang masih berada di Korea Selatan, akan diperbolehkan untuk kembali tapi harus melewati pemeriksaan kesehatan yang ketat selama 14 hari.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Disneyland Hong Kong dan Ocean Park Ditutup

Korea Selatan sejauh ini telah mengonfirmasi lebih dari 800 kasus virus corona. Hal ini membuat Korea Selatan jadi negara di luar China yang memiliki kasus corona terbanyak.

Pekerja menyemprotkan disinfektan di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, 24 Februari 2020, setelah diketahui bahwa seseorang yang mengambil bagian dalam sesi diskusi pada 19 Februari di Majelis telah terbukti positif terkena virus coronavirus. Parlemen mengatakan bahwa desinfeksi akan dilakukan secara bertahap hingga 26 Februari. EPA-EFE/YONHAP SOUTH KOREA OUTYONHAP Pekerja menyemprotkan disinfektan di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, 24 Februari 2020, setelah diketahui bahwa seseorang yang mengambil bagian dalam sesi diskusi pada 19 Februari di Majelis telah terbukti positif terkena virus coronavirus. Parlemen mengatakan bahwa desinfeksi akan dilakukan secara bertahap hingga 26 Februari. EPA-EFE/YONHAP SOUTH KOREA OUT

Sementara Hong Kong telah mengonfirmasi 79 kasus virus corona, dua di antaranya berakhir dengan kematian.

Sebelumnya, Hong Kong telah melakukan pembatasan perjalanan dari China. Korea Selatan jadi negara pertama di luar China yang diberlakukan pembatasan perjalanan.

Bagi WNI yang mengalami permasalahan selama berada di Hong Kong dan/atau Korea Selatan, bisa menghubungi hotline KJRI Hong Kong di nomor +852 6894 2799 dan hotline KBRI Seoul di nomor +82 10 5394 2546.

Sementara itu, jika kamu mengalami kondisi darurat bisa menekan fitur tombol darurat di dalam aplikasi Safe Travel yang bisa diunduh melalui App Store dan Play Store.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

18 Tempat Wisata Malioboro dan Sekitarnya, Cukup Jalan Kaki

18 Tempat Wisata Malioboro dan Sekitarnya, Cukup Jalan Kaki

Jalan Jalan
Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Travel Update
6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

Jalan Jalan
Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Travel Update
Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Travel Promo
Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Travel Update
DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.