Kompas.com - 18/04/2020, 10:37 WIB


KOMPAS.com – Kamu tidak perlu jadi pencinta alam untuk bisa menghargai lautan bunga warna warni yang menandai berakhirnya musim dingin setiap tahunnya.

Beberapa sesi bunga mekar yang terbaik dan paling besar di dunia sudah mengubah tempat wisata menarik seperti taman nasional dan kota-kota terkenal menjadi lautan warna.

Baca juga: Pencinta Bunga Kini Bisa Nikmati Tulip Mekar di Keukenhof Belanda Secara Virtual

Dilansir dari Smarter Travel, berikut ini beberapa tempat bunga mekar yang paling menakjubkan di musim semi, beberapa yang menawarkan sesi siaran langsung.

Siapa tahu kamu bisa mengunjunginya saat pandemi corona ini selesai.

1. Gunung Fuji, Jepang

Shibazakura Festival di Jepang, bunga bermekaran dengan latar belakang Gunung FujiDok. Shutterstock Shibazakura Festival di Jepang, bunga bermekaran dengan latar belakang Gunung Fuji

Setiap bulan April dan Mei, bunga berwarna pink menyelimuti lembah di kaki Gunung Fuji. Festival Shibazakura merayakan kesempatan ini dengan menarik banyak pengunjung.

Para pengunjung ini menikmati pemandangan lembah bunga berwarna pink ini dan beragam jajanan yang ditawarkan para penjual makanan yang membuka kios. Kamu bisa menemukan roti Jepang, ramen, sup, dan masih banyak lagi.

Dalam puncak pemekarannya, tempat ini jadi salah satu tempat paling fotogenik di dunia. Festival Shibazakura saat ini sedang ditunda untuk sementara sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Namun berdasarkan informasi dari laman resmi Shibazakura Fuji, mereka akan tetap buka secara normal pada 4 - 11 April 2020.

Para pengunjung bisa secara aman berkunjung ke sana karena merupakan tempat terbuka. Namun mereka tetap disarankan untuk selalu menjaga kebersihan diri dan tidak bergerombol serta mematuhi protokol yang berlaku.

Sementara ini kamu bisa memantau bunga-bunga yang sedang bermekaran tersebut lewat akun Instagram @shibazakura.

2. Death Valley, Southern California

Bunga liar bermekaran di Death Valley National ParkDok. Shutterstock Bunga liar bermekaran di Death Valley National Park

Taman-taman di California bagian selatan jadi rumah bagi banyak tipe bunga yang berbeda. Mereka pun mekar lebih dulu daripada yang lain berkat iklim hangat daerah tersebut.

Death Valley National Park dan Anza Borrego Desert State Park jadi tempat yang populer untuk bunga-bunga padang pasir berwarna kuning dan ungu yang tumbuh di retakan tanah sejak awal bulan Maret.

California Poppy Reserve di Antelope Valley jadi lautan bunga poppy berwarna kuning, oranye, dan merah di sekitar April. Bahkan tempat tersebut bisa terlihat seperti adegan langsung dari Wizard of Oz.

Variasi bunga poppy yang berwarna oranye ternyata juga jadi bunga resmi California. The California Parks Department menawarkan siaran langsung bunga poppy yang bisa kamu tonton parks.ca.gov.

Untuk menonton siaran langsung hamparan bunga indah yang sedang mekar tersebut, sebaiknya sesuaikan waktunya dengan waktu setempat yang berbeda sekitar 10 jam lebih lambat dari waktu Indonesia bagian barat. 

Jadi sebaiknya kamu mencoba menelusuri laman live streaming tersebut di waktu malam hari ketika di California sana sudah memasuki waktu pagi hari.

3. Keukenhof, Belanda

Musim semi menjadi musim paling ditunggu-tunggu. Musim ini hadir pada Maret hingga Mei. Pada saat inilah bunga-bunga tulip akan bermekaran. Semua orang dapat menikmati indahnya kebun tulip, terutama di Keukenhof, Lisse.www.shutterstock.com Musim semi menjadi musim paling ditunggu-tunggu. Musim ini hadir pada Maret hingga Mei. Pada saat inilah bunga-bunga tulip akan bermekaran. Semua orang dapat menikmati indahnya kebun tulip, terutama di Keukenhof, Lisse.

Waktu musim semi jadi saat yang tepat untuk pergi ke pinggiran kota di Belanda, untuk menemukan lapangan yang dipenuhi bunga-bunga tulip warna warni dan juga kincir angin di beberapa titik. Bunga-bunga tersebut biasanya mekar pada bulan Mei.

Belanda selain terkenal jadi rumah bagi pertanian tulip dan taman publik terkenal seperti Keukenhof, juga jadi rumah bagi salah satu taman botani terbesar di dunia di mana kamu bisa menemukan hingga 7 juta bunga di sana.

Kamu juga bisa melakukan tur virtual di taman-taman tersebut lewat laman bollenstreek.nl.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, ada beberapa seri video di mana kamu bisa melihat dengan detil bunga-bunga tulip warna-warni yang sedang bermekaran dengan indah.

Tak itu saja, ada juga tukang kebun yang bertugas di Keukenhof yang akan mengajak kamu berkeliling ke tempat-tempat favorit mereka serta memberikan ilmu seputar pengurusan bunga-bunga yang ada di Keukenhof.

4. Australia Barat (September)

Padang bunga berwarna kuning mekar di musim semi di AustraliaDok. Shutterstock Padang bunga berwarna kuning mekar di musim semi di Australia

Kamu bisa memilih berbagai varian bunga-bunga liar di Australia Barat pada bulan September, ketika Australia mengalami musim semi mereka.

Tur bunga mekar di musim semi baik dengan guide atau pun tanpa guide bisa kamu coba dan tersedia di area-area yang diselimuti bunga liar seperti Perth, di sepanjang Coral Coast, dan Pilbara di bagian utara.

Pilihannya juga banyak, termasuk Jalur Esperance Wildflower, anggrek liar di Perth bagian selatan, hingga bunga-bunga berwarna pelangi yang mekar di gurun di Broome di bagian utara Australia.

Sejauh ini mereka sedang menutup banyak area untuk melihat bunga-bunga liar di Australia Barat ini.

Namun kamu tetap bisa mempersiapkan perjalanan liburan kamu ke sana setelah corona berakhir lewat panduan digital yang telah disediakan.

5. Valley of Flowers National Park, India

Valley of Flowers National Park, IndiaDok. Shutterstock Valley of Flowers National Park, India

Valley of Flowers di India jadi Taman Nasional dan juga jadi situs Warisan Dunia UNESCO berkat lahan seluas enam mil yang dipenuhi bunga-bunga alpine dan juga kehidupan liarnya yang langka dan terlindungi.

Terletak di antara pegunungan Himalaya dan Sungai Gangga yang suci di Uttarakhand, lembah ini punya sekitar 1000 spesies bunga yang berbeda.

Bunga-bunga tersebut termasuk bunga daisy, poppy, rhododendrons, lavender, dan masih banyak lagi.

Kamu bisa mendaki dan menyusuri jalur air yang ada di sana, melewati padang rumput yang diselimuti bunga musim semi yang sedang mekar. Kamu cukup hati-hati saja terhadap beruang hitam Himalaya yang juga ada di sana.

Dalam laman resmi situs Warisan Dunia UNESCO, kamu bisa menemukan banyak informasi seputar Valley of Flowers.

Informasi tersebut di antaranya deskripsi soal taman tersebut, peta wilayah, gambar, video, hingga sejarah seputar taman nasional itu yang tersedia dalam berbagai bahasa.

6. Monet’s House and Gardens, Perancis

Monet?s House and GardensDok. Shutterstock Monet?s House and Gardens

Bunga-bunga menakjubkan milik pelukis Claude Monet tidak hanya ada di dalam lukisan buatannya.

Kamu juga bisa melihat padang bunga lavender dan lily yang menginspirasi pekerjaannya di Monet's House and Gardens yang terletak di Giverny, Perancis.

Area ini terbagi menjadi dua taman utama. Satu berada di dalam rumah yang memiliki sebuah kebun buah dan bunga-bunga berbentuk bohlam seperti daffodil. Sementara bagian lainnya termasuk taman air ala Jepang di seberang jalan.

Menurut pengamatan Kompas.com, Monet's Gardens and House saat ini sedang ditutup untuk sementara.

Namun kamu tetap bisa mempersiapkan sesi liburan kamu untuk berkunjung ke sana setelah pandemi corona berakhir.

Berdasarkan informasi pada laman resmi Monet's Gardens and House, mereka akan kembali buka untuk pengunjung pada 1 Mei hingga 1 November 2020 mendatang.

Kamu juga bisa sekalian memesan tiket masuk ke sana juga tiket tur dengan pemandu.

7. Texas Hills Country, Amerika Serikat

Bunga mekar di Texas Hills CountryDok. Shutterstock Bunga mekar di Texas Hills Country

Kombinasi bunga-bunga liar dengan kebun anggur bisa kamu temukan di Texas Hill Country yang berada di bagian barat Houston. Bunga mekar musim semi muncul lebih awal di negara bagian ini.

Fredericksburg atau Brenham tempat untuk melihat bunga bluebonnets yang terkenal yang terletak di dekat Bluebonnet Wine Trail yang namanya juga diambil berdasarkan bunga tersebut.

Ada juga kebun anggur dan beberapa peternakan ala Texas yang klasik di sepanjang jalan.

Di laman resmi jalur pendakian bunga bluebonnet, kamu bisa menemukan panduan wisata yang cukup lengkap.

Menurut pengamatan Kompas.com, kamu juga bisa mengunduh panduan jalur pendakian melintasi kebun wine dan hamparan bunga bluebonnet di sana. 

Terdapat pula kalender acara yang cukup rinci sehingga kamu bisa mengetahui acara-acara apa saja yang akan dilaksanakan setiap harinya di sana. Info lengkap juga bisa kamu dapatkan di akun resmi Instagram mereka.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

March is here and that means spring is on the way! ????????What is your favorite thing about spring? We just LOVE all of the Texas wildflowers in bloom as much as we love Texas wine! ????Follow our bio link for more details about the Texas Bluebonnet Wine & Cheese Trail this month! Our Member Wineries ???? @bernhardtwinery @messina_hof @peach_creek_winery @perrinewinery @pleasanthillwinery @saddlehornwinery @texasstarwinery @westsandycreekwinery . . . . #texaswinetrail #texasbluebonnets #springwinetrail #texasbluebonnetwinetrail #wineandcheese #wineandcheesepairings #instawine #texaswine #txwine #texaswinery #texasvineyard #texaswinecountry #texaswinetour #texaswinelover #uncorktexaswine #traveltexas #visittexas #texashighways #365hou

Sebuah kiriman dibagikan oleh Texas Bluebonnet Wine Trail (@texasbluebonnetwinetrail) pada 2 Mar 2020 jam 1:52 PST

8. Kew Gardens, London, Inggris

Kew Garden, InggrisDok. Shutterstock Kew Garden, Inggris

Bunga mekar di musim semi kadang tidak memerlukan perjalanan jauh dari kota, terutama jika kamu berada di London.

Ibu kota Inggris ini punya banyak sekali taman yang menjadi hidup setiap musim semi. Kew Royal Botanic Gardens jadi situs Warisan Dunia UNESCO terbesar di London.

Taman tersebut punya luas sekitar 300 akre yang menjadi rumah bagi 27.000 tanaman warna-warni. Juga dipenuhi dengan bunga tulip, poppy, peonie, dan sakura yang mekar setiap musim semi.

Taman ini juga menawarkan kursus pendidikan holtikultura yang bisa kamu ambil secara online sehingga kamu bisa belajar untuk membedakan berbagai spesies tanaman ini.

Menurut pengamatan Kompas.com, kamu cukup mempersiapkan laptop atau komputer, kertas dan pulpen, serta pensil warna atau krayon untuk sesi pembelajaran ini.

Ada beberapa aktivitas yang tersedia, masing-masing terdiri dari penjabaran rinci juga penjelasan dalam bentuk video.

Di akhir aktivitas, kamu akan diminta untuk mengerjakan beberapa pertanyaan dan permainan menyenangkan untuk menguji kemampuanmu.

Ada materi seputar jamur, makanan vegetarian, pengetahuan seputar bunga, dan masih banyak lagi.

Kamu juga bisa mengikuti informasi terkini soal taman tersebut lewat laman resmi Instagram mereka.

9. Tidal Basin, Washington DC

Tidal Basin yang ada di kawasan National Mall, Washington DC ini paling populer di musim semi karena ribuan pohon ceri yang jadi hadiah untuk taman ini dan diberikan oleh walikota Tokyo, Jepang hampir satu abad yang lalu.

Bunga berwarna pink dan putih ini mekar sempurna secara bersama-sama hanya dalam waktu beberapa hari saja. Biasanya di bulan Maret atau April.

Kamu bisa menonton siaran langsung webcam National Mall di nationalmall.org. Seperti halnya kamera live streaming di Death Valley, kamu juga sebaiknya mencocokan waktu menonton dengan waktu siang hari di Washington DC sana.

Washington DC punya perbedaan waktu sekitar 12 jam lebih lambat dari Indonesia bagian barat.

Jadi sebaiknya kamu melihat live streaming saat sudah malam hari agar pemandangan terlihat jelas.

Di laman resmi mereka, kamu juga bisa menemukan hal-hal lain yang bisa kamu eksplor di sekitar National Mall seperti Memorial Franklin D. Roosevelt, Washington Monument, Rumah Lockkeeper, memorial perang Korea, Martin Luther King, dan masih banyak lagi.

Kamu juga bisa berdonasi untuk keberlangsungan Tidal Basin lewat sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.