Kompas.com - 04/07/2020, 07:10 WIB

GARUT, KOMPAS.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memberikan diskon hotel untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan dari berbagai daerah ke Garut.

Hal ini agar pertumbuhan usaha sektor pariwisata segera pulih dalam fase normal baru Covid-19.

Baca juga: Okupansi Hotel di Yogyakarta Mulai Naik

"Sejalan dengan imbauan dan ajakan PHRI Jawa Barat untuk memberikan program diskon dengan batas 30 persen yang kebijakannya dikelola oleh masing-masing manajer di hotel dan restoran," kata Sekretaris PHRI Garut Tanto S. Rieza di Garut, Jumat (3/7/2020) seperti dikutip dari Antara.

Ia menuturkan, pemerintah telah membuka kembali obyek wisata di Kabupaten Garut sehingga PHRI perlu upaya untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke Garut dalam situasi normal baru saat ini.

Salah satunya, kata dia, memberikan diskon kamar yang pengelolaannya oleh masing-masing hotel di Garut, berikut memberikan layanan maksimal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Dengan harapan dapat menarik minat wisatawan untuk datang ke Jawa Barat khususnya ke Garut," kata Tanto.

Ilustrasi - Kamar hotelShutterstock/Dragon Images Ilustrasi - Kamar hotel

Ia mengungkapkan, sejak dibukanya obyek wisata awal Juni 2020 tingkat hunian hotel di kawasan wisata Garut mulai menggeliat dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta dan kota besar lainnya.

Tercatat, lanjut dia, tingkat hunian hotel saat hari libur akhir pekan mencapai 50 persen, sedangkan hari biasa diangka 15 persen, atau lebih baik dibandingkan pada saat darurat wabah COVID-19 yang hanya mencapai 5 persen dari jumlah kamar hotel yang ada.

"Pada saat 'weekend' ini hotel di Garut di angka 40 sampai 50 persen, di hari biasa 15 persen, berbeda dengan saat pandemi kemarin hanya 5 persen bahkan 3 persen," katanya.

Baca juga: Hotel di Kota Batu Boleh Mulai Beroperasi

Meski saat ini sudah ada tamu hotel pada hari biasa maupun akhir pekan, kata Tanto, belum menunjukkan kondisi usaha perhotelan di Garut normal, beberapa pegawai masih ada yang dirumahkan bahkan harus bergantian kerja.

Ia berharap, kondisi Garut yang ditetapkan sebagai zona hijau dapat mendorong wisatawan untuk datang ke Garut sehingga usaha perhotelan maupun sektor lainnya di Garut dapat segera normal.

"Garut ini zona hijau jadi aman, meski begitu protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tetap diberlakukan," katanya. (Feri Purnama/Adi Lazuardi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.