Kembangkan Pariwisata Bali Berdasarkan Zonasi Kearifan Lokal

Kompas.com - 18/07/2020, 21:08 WIB
Sawah dengan sistem terasering di Karangasem, Bali, Rabu (5/10/2011). KOMPAS.com/FIKRIA HIDAYATSawah dengan sistem terasering di Karangasem, Bali, Rabu (5/10/2011).

Kabupaten Tabanan sendiri dapat dikembangkan untuk kawasan agro dengan pertanian teraseringnya, sedangkan Kabupaten Jembrana bisa dikembangkan perikanan dengan adanya pelabuhan Pengambengan.

Untuk zona terakhir yaitu zona tengah akan dikuatkan untuk mengembangkan kawasan seni dan budaya. Kawasan ini berada di Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung.

"Misalnya Klungkung kita kuatkan ikonnya dengan membangun culture center, sehingga wisatawan yang ingin belajar menari, memahat, melukis silakan tinggal di homestay yang ada di Klungkung atau Gianyar," ujarnya.

Baca juga: Alas Harum Bali, Wisata Hits Ayunan Ekstrem di Tengah Sawah

Ia meyakini, jika konsep-konsep ini diterapkan maka pariwisata Bali akan menjadi milik masyarakat Bali dan dapat dilanjutkan ke generasi berikutnya.

Ia pun berharap agar stakeholder yang bergerak di industri pariwisata bisa berniat dan mengembangkan kekuatan zona yang sudah didesain oleh para dewata.

"Orientasi ini sudah didesain oleh para dewata, bukan kita yang mendesain, tinggal kita yang mengimplementasikannya," pungkasnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X