Kompas.com - 03/10/2020, 07:07 WIB

KOMPAS.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Agustus 2020 mulai menggeliat.

“Okupansi tak hanya oleh wisatawan mancanegara (wisman), tetapi juga wisatawan nusantara (wisnus). Kenaikan okupansi dari 28,07 persen pada Juli menjadi 32,93 persen pada Agustus,” kata dia dalam konferensi pers virtual melalui akun YouTube BPS, Kamis (1/10/2020).

Baca juga: Pemprov DKI Buka Peluang Hotel Sediakan Paket Isolasi OTG Covid-19

Menurut dia, perbandingan antara Juli dan Agustus yang mengalami peningkatan sebanyak 4,86 poin memang menunjukkan perbaikan secara bulanan.

Namun jika dilihat dari perbandingan dengan TPK pada Agustus 2019, persentasenya terbilang cukup rendah.

Itu lantaran pada bulan yang sama tahun lalu, TPK hotel klasifikasi bintang di Indonesia adalah 53,52 persen. Persentase tersebut mengalami penurunan sebanyak 21,21 poin.

Okupansi hotel bintang berdasarkan lokasi

Suhariyanto melanjutkan jika dilihat dari lokasi, TPK paling rendah terjadi pada hotel klasifikasi bintang di Bali, yakni 3,68 persen.

“Aceh juga masih rendah, yaitu 14,4 persen. Maluku Utara hanya 16,4 persen,” ujar dia.

Sementara itu, TPK paling tinggi terjadi di Lampung dengan persentase sebesar 48,71 persen. Selanjutnya Sulawesi Selatan 46,81 persen, dan Kalimantan Selatan yakni 45,80 persen.

“Setiap lokasi itu pergerakan TPK bulanannya bervariasi antardaerah,” kata Suhariyanto.

Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Untuk TPK provinsi lain, mengutip situs resmi BPS, Jumat (2/10/2020), Aceh memiliki persentase sebesar 14,44 persen.

Selanjutnya Sumatera Utara 29,38 persen, Sumatera Barat 39,36 persen, Riau 32,71 persen, Jambi 37,81 persen, Sumatera Selatan 42,10 persen, dan Bengkulu sebesar 41,40 persen.

Kemudian, Lampung memiliki TPK sebesar 48,71 persen, Kepulauan Bangka Belitung 23,23 persen, Kepulauan Riau 19,31 persen, DKI Jakarta 36,18 persen, dan Jawa Barat 40,82 persen.

ILUSTRASI - Kamar hotelShutterstock/August_0802 ILUSTRASI - Kamar hotel

Untuk Jawa Tengah, provinsi ini memiliki TPK sebesar 28,92 persen. Sementara Yogyakarta 39,86 persen, Jawa Timur 34,17 persen, dan Banten 36,05 persen.

Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur masing-masing memiliki TPK sebesar 27,05 persen dan 29,11 persen.

Sementara itu, Kalimantan Barat memiliki TPK sebesar 39,89 persen, Kalimantan Tengah 37,29 persen, Kalimantan Timur 39,10 persen, Kalimantan Utara 44,35 persen, dan Sulawesi Utara 40,05 persen.

Baca juga: 6 Tips Liburan di Hotel Saat Pandemi agar Tidak Bosan

Provinsi selanjutnya adalah Sulawesi Tengah dengan TPK sebesar 41,35 persen, Sulawesi Tenggara 28,76 persen, Gorontalo 35,31 persen, Sulawesi Barat 30,86 persen, Maluku 42,29 persen, Papua Barat 38,76, dan Papua 28,97 persen.

Terkait rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia, selama Agustus tercatat sebesar 1,64 hari. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 0,2 poin dibanding Agustus 2019, yakni 1,84 hari.

Untuk perbandingan dengan Juli 2020 yang mencatat rata-rata lama menginap tamu sebesar 1,66 hari, maka terjadi peningkatan sebesar 0,02 poin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Haji Furoda? Beda dari Haji Reguler, Ini 5 Faktanya

Apa Itu Haji Furoda? Beda dari Haji Reguler, Ini 5 Faktanya

Travel Update
8 Cara Mengetahui Ulasan Hotel dan Tempat Wisata Palsu 

8 Cara Mengetahui Ulasan Hotel dan Tempat Wisata Palsu 

Travel Tips
Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Jalan Jalan
Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Travel Update
Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Travel Update
Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Jalan Jalan
Pengunjung TN Komodo Dibatasi, Wisata Labuan Bajo Akan Dioptimalkan

Pengunjung TN Komodo Dibatasi, Wisata Labuan Bajo Akan Dioptimalkan

Travel Update
Rute ke Pantai Pasir Putih PIK 2, Tidak Jauh dari Pantai Indah Kapuk 1

Rute ke Pantai Pasir Putih PIK 2, Tidak Jauh dari Pantai Indah Kapuk 1

Travel Tips
9 Pulau di Taman Nasional Komodo, Kunjungi Saat Liburan ke Sana

9 Pulau di Taman Nasional Komodo, Kunjungi Saat Liburan ke Sana

Jalan Jalan
5 Wisata Surabaya Seperti Jepang dan China, Cocok untuk Liburan

5 Wisata Surabaya Seperti Jepang dan China, Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Travel Update
Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.