Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/11/2020, 18:23 WIB

TAMBOLAKA, KOMPAS.com - Pada tahun 2018, majalah asal Jerman, Focus, memilih Pulau Sumba di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebaga salah satu pulau terindah di dunia.

Predikat itu bisa dibilang wajar, mengingat tempat Pulau Sumba menawarkan sejumlah tempat wisata yang menarik--mulai dari pantai hingga perbukitan memesona.

Salah satu tempat wisata yang menarik adalah Bukit Lendongara, Sumba Barat Daya, NTT. Kompas.com berkesempatan berkunjung ke sana bersama Badan Penghubung NTT.

Baca juga: Menikmati Sunset dari Hotel Mario di Sumba Barat Daya

Kondisi jalan menuju bukit itu tidak terlalu mulus, karena sebagian aspal berlubang. Namun, rasa lelah akan terbayar saat berada di puncak bukit yang juga disebut LDR oleh warga setempat.

Tokoh masyarakat setempat, Yosef Rato dan Yohanes Ngongoruta, mengungkapkan, Bukit Lendongara merupakan tujuan para wisatawan di NTT.

"Biasa di akhir pekan banyak wisatawan yang datang ke Bukit LDR untuk berfoto bersama," kata Yosef, Minggu (22/11/2020).

Yosef menyebut, nama Bukit Landongara sudah diberi nama oleh para leluhur mereka sejak dulu.

"Lendongara mulai disingkat menjadi LDR, saat banyak masyarakat menyebarkan informasi melalui media sosial," imbuhnya.

Baca juga: Indahnya Pasir Putih Pantai Mananga Aba di Sumba Barat Daya

Bukit Lendongara menawarkan landscape perbukitan dengan latar belakang laut. Area perbukitan hijau begitu menyejukkan mata, plus udara segar dan alami serasa berada di atas awan.

Tempat ini sangat cocok untuk spot foto terbaik, terutama saat matahari hendak kembali ke peraduannya. 

Bukit yang mirip dengan bukit teletubies ini masuk dalam wilayah Desa Karuni, Kecamatan Loura.

Jarak menuju bukit tersebut dari Tambolaka, ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya sekitar 20 kilometer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+