Kompas.com - 01/01/2021, 19:50 WIB
ILUSTRASI - Business class EVA Air www.evaair.comILUSTRASI - Business class EVA Air


KOMPAS.com – Bagi kamu yang masih awam, mungkin akan sedikit bingung mengenai perbedaan kelas-kelas yang ada di pesawat.

Biasanya, pesawat memiliki beberapa jenis kelas yang tersedia. Mulai dari kelas premium semacam first class dan business class, hingga yang paling umum yakni kelas ekonomi.

Sebenarnya apa saja hal yang jadi pembeda di antara kelas-kelas tersebut? Award Winning Aviation Enthusiast Tantra Tobing menjelaskannya.

Baca juga: Unik, Kelinci Ini Naik Kelas Bisnis Penerbangan San Fransisco-Jepang

Tantra sendiri terkenal sebagai pencinta dunia aviasi yang sering terbang menggunakan first class dan business class menggunakan banyak maskapai penerbangan. Ia bahkan mengaku bahwa telah mencoba terbang dengan 50 maskapai penerbangan berbeda.

“Kalau bedanya itu sudah pasti di pengalaman. Pengalaman pas tiba di airport itu kalau business class dan first class saja beda,” kata Tantra ketika dihubungi Kompas.com, Senin (28/12/2020).

Kabin first class EtihadDok. Etihad Kabin first class Etihad

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

First Class

Biasanya, maskapai penerbangan sudah menyediakan pelayanan prima untuk para penumpang first class. Ketika sampai di bandara, ada beberapa maskapai penerbangan yang menyediakan pelayan khusus untuk penumpang first class.

Mulai dari memandu proses check in, menunggu di lounge, hingga membawakan tas penumpang. Ia akan menemani penumpang terus dari bandara hingga masuk ke dalam pesawat.

Para penumpang first class juga akan mendapatkan pelayanan lebih premium dalam hal makanan dan minuman.

“Biasanya di lounge itu sudah dipisah antara business class sama first class. First class sudah pasti lebih privat. Terus pilihan makanan dan minumannya lebih banyak,” papar Tantra.

Tak itu saja, furnitur yang digunakan untuk tempat duduk pun akan jauh berbeda dari business class dan economy class. Furnitur yang digunakan memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi.

Baca juga: 10 Fasilitas Mewah yang Bisa Didapat saat Terbang di Kelas Ekonomi

Misalnya, kulit kursi atau kayu yang digunakan untuk kursi first class adalah bahan yang biasa digunakan juga untuk membuat mobil-mobil mewah seperti merk Porsche atau Rolls Royce.

“Kalau di first class itu mereka menggandeng product designer yang biasanya untuk mobil sport atau yang biasa membuat kapal yacht gitu. Benar-benar premium top quality kalau di first class,” jelas Tantra.

Pelayanan dari kru kabin untuk first class juga jauh berbeda. Biasanya para kabin kru sudah akan mencari tahu mengenai penumpang di first class. Mulai dari wajahnya, nama, bahkan hingga kesukaan masing-masing.

Tujuannya agar mereka bisa melayani para penumpang dengan lebih personal. Hal tersebut lebih mudah dilakukan karena jumlah penumpang first class biasanya sangat sedikit, sekitar 5-10 orang per pesawat.

“Itu juga jarang banget penuh dan kalau saya naik first class sering jadi satu-satunya penumpang. Jadi benar-benar kayak kabinnya kosong, ada kabin kru bisa dapat 203 orang gitu buat nguruasin saya pas terbang.”

Hal yang sama juga berlaku untuk layanan makanan. Makanan untuk penumpang first class biasanya dikerjakan oleh chef terkenal.

Pihak maskapai penerbangan sengaja memberikan kesan bahwa makanan yang mereka sajikan di pesawat sekelas dengan hotel atau restoran ternama.

Harga untuk tiket first class biasanya berkisar antara 5-10 kali lipat dari kelas ekonomi.

 

Ilustrasi business class di Oman Airomanair.com Ilustrasi business class di Oman Air

Business Class

Business class biasanya berada satu tingkat di bawah first class. Jika first class lebih menonjolkan prestise, maka business class lebih menonjolkan kenyamanan.

Berbeda dari first class yang menggunakan kursi berkualitas terbaik, business class biasanya tidak menonjolkan kursi yang dibuat dari bahan premium.

Menurut Tantra, kebanyakan maskapai penerbangan akan menonjolkan area tempat duduk yang luas dan nyaman untuk business class mereka.

Baca juga: Kisah Satu-satunya Penumpang di Pesawat yang Akhirnya Dipindahkan ke First Class

“Karena orang mau business class itu biar bisa tidur, bisa nnyaman. Karena kalau mereka biasanya dari ekonomi kan space-nya lebih terbatas ya,” papar Tantra.

“Mereka punya uang lebih untuk traveling, maka beli business class jadi nyaman. Kalau first class bukan lagi orang yang cari kenyamanan tapi lebih ke prestise,” sambung dia.

Sementara untuk makanan, biasanya jenis makanan yang disajikan di business class tidak jauh berbeda dari yang disajikan di first class.

Para penumpang business class juga tetap bisa menikmati fasilitas lounge saat menunggu boarding pesawat. 

Terkait harganya, biasanya business class mematok harga sekitar tiga kali lipat lebih tinggi dari tarif tiket kelas ekonomi.

 

Ilustrasi kabin kelas ekonomi Qatar Airways. SHUTTERSTOCK/JORDAN TAN Ilustrasi kabin kelas ekonomi Qatar Airways.

Economy Class

Kelas ekonomi jadi salah satu yang paling populer dipilih oleh penumpang. Selain harganya yang relatif terjangkau, khususnya untuk penerbangan jarak dekat kelas ekonomi juga dianggap cukup nyaman.

Seperti dilansir dari Washington Post, biasanya penumpang masih bisa memilih tempat duduk di kelas ekonomi.

Para penumpang akan diizinkan naik ke pesawat hampir paling terakhir, setelah kelas lain di atasnya yakni first class dan business class telah naik ke pesawat.

Kursinya relatif sempit, dengan ruang kaki yang juga tidak luas. Sehingga untuk penerbangan jarak jauh, akan sangat sulit merasa nyaman dan bisa berisitirahat di kursi kelas ekonomi.

Namun beberapa maskapai menawarkan jenis kelas ekonomi dengan ruang ekstra untuk kaki sehingga penumpang bisa duduk cukup nyaman.

Beberapa maskapai penerbangan bahkan tidak menawarkan fasilitas makanan dan minuman untuk penumpang kelas ekonomi. Termasuk pula tidak ada fasilitas refund dan reschedule.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.